Papua Terkini

Dinkes Mamteng Papua Gelar Pelatihan Aplikasi Sarpras Kesehatan bagi 9 Puskesmas

Setiap profesi kesehatan yang ada, tentu membutuhkan sarana ataupun alat yang dibutuhkan sesuai tupoksinya

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: M Choiruman
ISTIMEWA
PELATIHAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mamberamo Tengah (Mamteng) mengadakan Pelatihan Aplikasi Sarana dan Prasarana Kesehatan (Aspak) terhadap 9 Puskesmas, yang berlangsung di Wamena Kabupaten Jayawijaya, Rabu (27/7/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mamberamo Tengah (Mamteng) mengadakan pelatihan Aplikasi Sarana dan Prasarana (Sarpras) Kesehatan bagi 9 Puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Mamberamo Tengah, Helda Walli SKep Ns MKep kepada Tribun-Papua.com melalui gawainya Kamis (28/7/2022).

Baca juga: Mamberamo Tengah Papua Tak Kondusif, Aktivitas Lumpuh: 58 Nakes Mengungsi ke Wamena

"Pelatihan Aplikasi Sarpras ini dihadiri oleh 9 kepala Puskesmas bersama penanggung jawab, di mana pelatihan ini merupakan tanggung jawab bersama untuk harus mengetahui kebutuhan sarana yang ada di Puskesmas," jelasnya.

Ia juga mengatakan, semua pihak harus tahu karena dalam perencanaan di Dinkes Kabupaten Maberamo Tengah, tentu penerapannya dari bawah ke atas, atau bottom up.

"Untuk memberikan pelayanan bermutu kepada masyarakat, dan warga dapat menerima layanan kesehatan kita dengan baik, tentu salah satunya dengan jaminan sarana prasarana," tambahnya.

Baca juga: Aktivitas di Mamberamo Tengah Papua Lumpuh, Akses Dipalang: ASN dan Pedagang Mengungsi ke Wamena

Sehingga nantinya dikatakan Helda, dengan adanya pelatihan, pihaknya ingin memberikan pemenuhan kebutuhan terhadap Puskesmas yang ada dengan alat yang tersedia apakah sesuai atau tidak.

"Karena kita tahu bersama dalam pelayanan, setiap profesi kesehatan yang ada, tentu membutuhkan sarana ataupun alat yang dibutuhkan sesuai tupoksinya," tandasnya.

Dengan demikan, disampaikannya pula tujuan dari kegiatan pelatihan Aplikasi Sarpras ini, dapat membantu pihaknya dalam hal menyusun perencanaan alat kesehatan atau alkes tahunan atau 5 tahunan sesuai dengan kebutuhan Puskesmas.

Baca juga: Pendukung Bupati RHP Palang Akses Jalan di Mamberamo Tengah, Irjen Mathius Fakhiri: Tindak Tegas!

"Jadi tidak lagi berdasarkan pilihan kita, lalu bukan hanya soal kebutuhan alkes tetapi juga usia alat ini apakah waktunya sudah berakhir, ataupun sudah rusak, sehingga sangat membantu," tambahnya.

Helda menyebutkan memang pelatihan tersebut, dilakukan secara berkala yakni dalam setahun ada 2 kali dilakukan.

"Lebih jauh kita berharap dengan proses pelatihan ini, dapat membantu kita memperbaiki pencatatan pelaporan yang ada di Puskesmas maupun di dinas," harapnya.

Dinkes Papua Ajak Insan Pers Galakkan Informasi Pentingnya Vaksinasi Covid-19

Pelatihan ini juga dilakukan berkelanjutan, karena sebelumnya dimulai pada Senin 25 Juli dan Selasa 26 Juli 2022, terkait data keluarga sehat.

Di lain sisi, salah satu narasumber yang menjadi pemateri dalam pelatihan tersebut Marand Aud S Kep Ns MKes mengatakan pelatihan Aplikasi Sarpras Kesehatan tersebut sangat penting.

"Dikarenakan pada era digital sangat menbutuhkan sistem aplikasi, karena semua layanan kita nantinya harus melalui aplikasi," tandasnya.

Robby Kayame Minta Masyarakat yang Ingin Vaksin Booster Langsung Datang ke Dinkes Papua

Selaras dengan Marand, pemateri dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua Agus Sutrisno S Kep Ns juga menyampaikan terimakasih, atas kegiatan pelatihan Aplikasi Sarana Prasarana Kesehatan (Aspak) yang diinisiasikan oleh Dinkes Mamberamo Tengah.

"Jadi memang aplikasi ini berbasis web, dan telah dilatihkan dalam kesempatan ini bertujuan untuk melakukan pencatatan dan pelaporan di tingkat Puskesmas dan Rumah Sakit," katanya.

Dinkes Papua Terus Genjot Vaksinasi, Koordinasi dengan Daerah Digalakkan

Dituturkannya pula, tujuan dari Pelatihan Aspak tersebut ialah agar Dinas Kesehatan dan Puskesmas memiliki data-data yang baik untuk perencanaan di tingkat Puskesmas dan pemetaan terkait dengan kebutuhan dan standarisasi sarpras kesehatan.

"Dengan diselenggarakan program dan pelatihan ini, maka diharapkan setelah diimplementasikan akan juga turut meningkatkan derajat di kalangan masyarakat, melalui peningkatan mutu dari kompetensi sarpras alat kesehatan," harap pria murah senyum itu. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved