Sosok

Kisah Yafeth Wetipo, Tinggalkan Profesi Dosen dan Sukses jadi Pengusaha Kopi Papua

Susahnya kehidupan petani kopi di pegunungan Papua, membuat hati Yafeth Wetipo terenyuh. Baca dan ikuti kisahnya!

Tribun-Papua.com/Kompas.com
Yafeth Wetipo (34), pemilik bisnis Highland Coffee Roastery, saat ditemui di kedainya di kawasan Jayapura, Papua pada Sabtu (23/7/2022). Yafeth dulunya seorang dosen dan kini ia menjadi pengusaha kopi sukses.(KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJO) 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Susahnya kehidupan petani kopi di pegunungan Papua, membuat hati Yafeth Wetipo terenyuh.

Batinnya tersentuh, lalu berupaya membantu roda ekonomi para petani.

Pria berusia 34 tahun asal Wamena, Kabupaten Jayawijaya, itu lantas berdiri dan banting setir.

 Yafeth Wetipo kemudian meninggalkan profesinya sebagai dosen, dan memililih jalan samurai.

Kerja keras tak mengkhianati hasil. Kini Yafeth menjadi pengusaha kopi sukses di Kota Jayapura, ibu kota Provinsi Papua.

Baca juga: Robusta Muting Merauke Papua Diburu Kopi Lovers pada Event Apkasi Otonomi Expo 2022 JCC Jakarta

Langkah membantu petani lewat pengusaha kopi diambil Yafeth pada tahun 2014.

Yafeth, sebelum jadi pengusaha kopi, merupakan dosen di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) di sebuah universitas swasta di Papua.

"Waktu itu saya dosen biologi pada tahun 2014. Saya banting setir. Saya lihat masyarakat petani kopi di pegunungan kesusahan," ujar Yafeth, ditemui di kedai Highland Coffee Roastery Jayapura, belum lama ini.

Pergerakan Yafeth di dunia kopi memang bukan tiba-tiba.

Kopi dikenalkan oleh ayahnya yang dulu bekerja sebagai konsultan perkebunan kopi saat dirinya masih kecil.

Bisnis kopi Yafeth pun didukung oleh pihak keluarga.

"Ayah dulu fasilitator petani kopi perkebunan. Dari kecil sudah diajak ke kebun kopi sama ayah saya," kata Yafeth.

Yafeth tergerak untuk membantu perekonomian masyarakat Pegunungan Yahukimo dan Jayawijaya.

Cara yang ia lakukan untuk membantu adalah membeli biji kopi-kopi dari Pegunungan Yahukimo dan Jayawijaya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved