Sosok

Kisah Yafeth Wetipo, Tinggalkan Profesi Dosen dan Sukses jadi Pengusaha Kopi Papua

Susahnya kehidupan petani kopi di pegunungan Papua, membuat hati Yafeth Wetipo terenyuh. Baca dan ikuti kisahnya!

Tribun-Papua.com/Kompas.com
Yafeth Wetipo (34), pemilik bisnis Highland Coffee Roastery, saat ditemui di kedainya di kawasan Jayapura, Papua pada Sabtu (23/7/2022). Yafeth dulunya seorang dosen dan kini ia menjadi pengusaha kopi sukses.(KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJO) 

Pada tahun 2015, ia mulai membeli biji kopi hijau dari petani lokal sekitar.

Baca juga: Rosmelina Kirihio, Lulus Sekolah Langsung Kerja di Kedai Kopi demi Bertahan Hidup

"Kami membantu dan memasarkan kopi-kopi lokal dari petani kopi lokal," ujar Yafeth.

Yafeth pun melatih para petani lokal tentang cara memproses, memasarkan, dan menjual produk kopi.

Kemudian, biji-biji kopi tersebut dijual ke pelanggan di Jayapura dan di seluruh Indonesia.

Yafeth awalnya menjual biji kopi hijau (green bean).

Pada 2016, penjualan biji kopi hijau tersebut menurun.

Akhirnya, Yafeth mengalihkan usahanya ke biji kopi yang sudah disangrai.

Pintu menuju dunia profesional berawal saat Yafeth mengikuti pelatihan kewirausahaan dari Prestasi Junior Indonesia (PJI) di Tangerang.

Lepas dari pelatihan, Yafeth lalu menyiapkan bisnis kopinya secara serius.

Bisnis pertamanya soal kedai kopi dinamakan Highland Coffee Roastery.

Highland Coffee Roastery merupakan bisnis yang menjual aneka biji kopi dari pegunungan Papua dan berbagai aneka sajian kopi di kedai.

Bisnis dan edukasi kopi

Fokus bisnis kopi dari tanah Papua boleh dibilang terasa nikmat.

Yafeth bisa menyerap pasokan biji kopi dari petani-petani kopi di Pegunungan Bintang, Pegunungan Jayawijaya, Pegunungan Yahukimo, dan Pegunungan Lanijaya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved