Pemekaran Papua

Tiga Provinsi Baru di Papua akan Diisi 3.000 ASN, Wamendagri: Secepatnya!

Pemerintah ingin meletakkan fondasi yang kuat di wilayah pemekaran DOB tanah Papua. Peresmian 3 DOB Papua dilakukan sekaligus penjabat gubernur.

Tribun-Papua.com/Hidayatillah
ASN - Sebanyak 3.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) akan mengisi Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua yaitu Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah dan Provinsi Pegunungan Tengah. 

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Sekira 3.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) akan mengisi pemerintahan pada tiga Daerah Otonomi Baru (DOB) di tanah Papua.

Antaralain Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah dan Provinsi Pegunungan Tengah. 

Demikian disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri, John Wempi Wetipo saat sosialisasi di auditorium kantor Bupati Merauke, Jumat (29/7/2022).

Baca juga: Wamendagri JWW di Merauke, Tinjau Persiapan Peresmian Provinsi Papua Selatan 

"Sekitar 3.000 ASN yang mengisi 3 DOB di Papua. Kuotanya  80 persen harus ASN Orang Asli Papua (OAP), 20 persennya kita minta dukungan dari luar," kata John Wempi.

Dikatakan, pemerintah ingin meletakkan fondasi yang kuat di wilayah pemekaran DOB tanah Papua.

Secepatnya, kata Wamendagri, peresmian 3 DOB di Papua dilakukan sekaligus dengan penjabat gubernurnya. 

"Setelah pemilihan umum (pemilu) 2024, masyarakat akan memilih gubernur devinitif. Siapa yang mau maju bertarung silakan," ujarnya.

John Wempi Wetipo berpesan kepada semua pihak untuk mematangkan kesiapan dan kelengkapan Provinsi Papua Selatan.

Baca juga: Petisi Rakyat Papua: Segera Cabut UU Pemekaran dan Otsus

"Saya mohon jangan diawal-awal membahas siapa yang menjadi gubernur karena akan ditentukan partai politik yang mendapatkan kuota anggota atau jatah legislatif dalam pertarungan politik 14 Februari 2024," jelasnya. (*)
 
 
 

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved