Covid 19 Papua

28 Kasus Aktif Covid-19 di Kota Jayapura dan Japsel Masuk Zona Merah, Kadinkes: Jadi Perhatian!

Sebanyak 12 warga Distrik Jayapura Selatan terkonfirmasi positif dan saat ini tengah menjalani perawatan.

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
COVID-19 DI PAPUA - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Jayapura dr Ni Nyoman Sri Antari, saat ditemui Tribun-Papua.com di Jayapura Papua, membahas soal perkembangan Covid-19, Senin (1/8/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Menyusul temuan 28 kasus aktif Covid-19 oleh Satgas Penanganan Covid-19 di Kota Jayapura, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Jayapura menyatakan ini harus menjadi perhatian bersama oleh masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Kadinkes Kota Jayapura dr Ni Nyoman Sri Antari kepada Tribun-Papua.com di Jayapura Papua, Senin (1/8/2022).

"Memang kasus kita yang terbaru itu 28 kasus positif Covid-19, karena sudah sembuh 1 orang, Distrik Jayapura Selatan (Japsel) menjadi distrik yang terkonsentrasi jumlah penderitanya," kata Ni Nyoman.

Baca juga: Pasca Pandemi Covid-19, Pemkot Jayapura Bakal Gaungkan Ekonomi Kreatif Berjaya Kembali

Disebutkannya berdasarkan data yang dikeluarkan Satgas Penanganan Covid-19 per Sabtu 30 Juli 2022, 12 warga Distrik Jayapura Selatan terkonfirmasi positif dan saat ini tengah menjalani perawatan.

"Untuk Distrik Jayapura Utara ada 7 orang yang dirawat, Heram ada 5 orang, Abepura juga ada 4 orang yang saat ini masih terus menjalani perawatan, sementara Muara Tami belum adanya laporan," rincinya.

 

 

Dirinya mengungkapkan munculnya kasus positif Covid-19 di Kota Jayapura, berdasarkan hasil screening rumah sakit.

"Masyarakat kita memang biasanya nanti kalau sudah sakit yang bergejala berat, baru ke rumah sakit, dan setelah dinyatakan positif Covid-19, kita akan lakukan pelacakan kontak pada keluarga terdekat," tandasnya.

Bahkan dari Kelurahan Numbay disebutkan Ni Nyoman didapati satu keluarga dinyatakan positif Covid-19, dan harus menjalani perawatan.

"Untuk itu memang soal prokes, kami mengimbau ketika kita berada pada tempat umum dan kumpul bersama-sama, maka harus terapkan prokes, minimal mengenakan masker dan cuci tangan," imbaunya.

Walaupun adanya kebijakan pelonggaran aktivitas, namun pihaknya mengharapkan apabila telah diberikan keleluasaan, masyarakat dapat sadari dari dirinya sendiri untuk menjaga kesehatannya, termasuk disiplin prokes.

"Jangan sampai diberikan keleluasaan, sampai teledor dan terlena dengan situasi, tetapi kami yakin warga Kota Jayapura sudah sadar betul akan pentingnya prokes ini bagi kesehatan kita," tutur Ni Nyoman.

Terakhir, ia mengingatkan agar semua masyarakat lebih berwaspada karena Covid-19 tidak akan sepenuhnya hilang, serta sejauh ini kasus aktif yang muncul penyebarannya dari dalam daerah sendiri. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved