Sosok

Masih Ingat Nicolaas Jouwe? Pendiri Organisasi Papua Merdeka, Malah Mencintai NKRI Sampai Mati

Nicolaas Jouwe mencium tanah Papua, melunasi rindu yang menggebu. Ia meninggal di Jakarta pada 16 September 2017.

Istimewa
Nicolaas Jouwe uit Amerika (persconferentie op Schiphol) 6 juni 1962 

TRIBUN-PAPUA.COM - Masih ingat Nicolaas Jouwe? Dulunya pendiri Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan berbalik mencintai NKRI sampai mati.

Berkalung bunga, bertopi fedora, pria renta itu berdiri di Bandara Sentani, Papua.

Tongkat penopang dia lepaskan dari tangan, badannya membungkuk dan akhirnya tengkurap.

Dia mencium tanah Papua, melunasi rindu yang menggebu.

Pria tua itu adalah Nicolaas Jouwe pendiri OPM. 

Ia meninggal di Jakarta pada 16 September 2017.

Baca juga: Masih Ingat Nicholas Messet? Dulu Pendiri OPM, Kini Kembali ke Indonesia Usai Sadar Ditipu Belanda

Sosok paling penting di balik bendera kontroversial dari Bumi Cenderawasih, yakni Bendera Bintang Kejora, atau sering juga disebut sebagai Bendera Bintang Fajar (Morning Star Flag).

"Saya lah yang membuat Bendera Bintang Kejora yang pertama kali dikibarkan pada 1 Desember 1961," kata Nicolaas dalam bukunya, 'Kembali ke Indonesia: Langkah, Pemikiran, dan Keinginan'.

Nicolaas lahir di Hollandia (saat ini Jayapura) pada 24 November 1924.

Garis tangan, begitulah istilah yang dia gunakan, membawanya menjadi tentara meski tak pernah ingin jadi tentara.

Garis tangan pula yang membawanya menjadi salah satu tokoh Papua di masa silam meski dia mengaku tak menginginkan sebutan itu.

Nicolaas adalah satu dari alumni sekolah pamong praja di Jayapura yang didirikan Residen Belanda, Jan Pieter Karel van Eechoud.

Nicolaas Jouwe cium tanah Papua di Bandara Sentani, Kabupaten jayapura. (YouTube elskes)
Nicolaas Jouwe cium tanah Papua di Bandara Sentani, Kabupaten jayapura. (YouTube elskes) (Tribun-Papua.com/Istimewa)

Sekolah itu didirikan van Eechoud pada 1944, termasuk juga sekolah polisi.

Atas jasanya mendidik orang Papua, van Eechoud dijuluki Bapak Orang Papua.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved