Pilpres 2024

Berebut Kursi Capres di KIB, Tiga Sosok Ini Saling Sikut: Elektabilitas Masih Standar!

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) hingga kini belum mengumumkan Capres dan Cawapresnya yang bakal bertarung pada Pilpres 2024 mendatang.

Editor: Roy Ratumakin
Kolase Tribun-Papua.com
Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) diketahui menyodorkan Airlangga Hartanto, Zulkifli Hasan, dan Suharso Monoarfa sebagai bakal calon presiden yang maju pada Pilpres 2024 mendatang. 

TRIBUN-PAPUA.COMKoalisi Indonesia Bersatu (KIB) hingga kini belum mengumumkan Capres dan Cawapresnya yang bakal bertarung pada Pilpres 2024 mendatang.

KIB sendiri adalah koalisi antara Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Dari tiga parpol tersebut, Golkar sudah mengumumkan nama Capresnya yaitu Airlangga Hartanto.

Baca juga: Dorong Ketua Timses Jokowi Jadi Capres, PAN Dilengserkan KIB?

"Kita sudah putuskan, Partai Golkar, Pak Airlangga Hartarto sesuai keputusan rapat pimpinan di forum nasional, itu sudah final," kata Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) saat ditemui di Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat, Selasa (2/8/2022).

Kendati Golkar sudah memutuskan nama capres, Bamsoet bilang, ihwal tersebut masih akan dibahas dan butuh kesepakatan para elite KIB.

 

 

"Nah, itu tugas ketua umum untuk mengomunikasikan," tutur Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI itu.

Nama Airlangga Hartarto memang kerap disebut bakal dicalonkan sebagai presiden oleh Golkar.

Namun, hingga kini, belum ada keputusan resmi untuk mengusung Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu.

Di satu sisi, PAN pun telah mendorong Ketua Umumnya, Zulkifli Hasan diusung sebagai Capres maupun Cawapres.

"Tentu dari PAN satu ya, dari Golkar dari PPP, itu internal kita kan. Tentu dari luar juga, segala kemungkinan bisa karena itu belum dibahas, itu nanti," katanya pada wartawan di Jakarta Selatan, Minggu (5/6/2022).

Namun, kata Zulhas, sejauh ini belum ada pembahasan terkait capres dan cawapres. Sebab, pihaknya tengah memperkuat platform guna memajukan Indonesia agar tak lagi terjadi politik polarisasi.

Baca juga: Beda Pandangan di Pilpres 2024, Golkar dan PPP Lengserkan PAN dari KIB, Diganti Partai Non-parlemen

"Kita ingin bagaimana Indonesia menghadapi geopolitik yang berubah. Jadi, banyak tantangan Indonesia yang tak mudah akan kita hadapi, itu dahulu yang kami rumuskan, nanti siapa cari yang cocok jadi presidennya, kan gitu," tuturnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved