Kosmetik Ilegal

HATI-HATI, Loka POM Timika Temukan 2.383 Kosmetik Diduga Mengandung Bahan Berbahaya

Menurunkan peredaran kosmetik ilegal dan menunjukkan kinerja Badan POM melindungi kesehatan masyarakat dan risiko kesehatan akibat kosmetik

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
KOSMETIK ILEGAL - Tampak kosmetik hasil sitaan Loka POM Mimika dari sejumlah toko dan tempat penjualan di Timika, yangdiduga kuat tanpa izin alias ilegal dan mengandung bahan berbahaya. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA - Loka Balai Pengujian Obat dan Makanan (POM) Timika menemukan 2.383 produk kosmetik yang diduga ilegal dan bahan mengandung berbahaya yang beredar di pasaran Kota Timika.

"Targetnya adalah kosmetik tapa izin, rusak, kedaluwarsa dan mengandung bahan berbahaya," ungkap Kepala Kantor Loka POM Timika, Lukas kepada Tribun-Papua.com, Kamis(4/8/2022) di Timika.

Waspada, 6.354 Kosmetik Ilegal Senilai Rp 146 Juta Beredar di 4 Kabupaten di Papua

Ia mengatakan, penjaringan ini demi menurunkan peredaran kosmetik ilegal dan menunjukkan kinerja Badan POM melindungi kesehatan masyarakat dan risiko kesehatan akibat kosmetik.

Adapun kegiatan tersebut bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, jajaran Kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua.

"Kami tetap melakukan pemeriksaan di tempat jualan kosmetik, baik online maupun di toko," terang Lukas.

Dari Kosmetik hingga Kuliner, Ini 5 Bisnis Milik Luna Maya

Ia menjelaskan, temuan kosmetik diduga ilegal oleh Loka POM yang tidak memenuhi ketentuan dan tanpa izin edar sebanyak 183 item dan kosmetik lokal sebanyak 36 item dengan nilai ekonomi sebesar Rp29.581.000.

"Jadi jenis kosmetik terdiri dari krim wajah, lipgloss, dan body lotion," ujarnya.

Masih menurut Lukas, kalau kosmetik impor sebanyak 127 item dengan nilai ekonomi Rp123.085.000, dengan jenis kosmetik terdiri dari parfum, krim wajah, lipstik, maskara, foundation, nail polish, dan hair tonic.

WASPADA Merkuri, Balai POM Jayapura Temukan 659 Pcs Kosmetik Tanpa Izin Edar 

"Kalau untuk kosmetik lokal mengandung bahan berbahaya sebanyak 15 item dengan total uang senilai Rp 4.866.000 dengan rincian kosmetik lipstick, krim wajah, dan bedak padat," jelasnya.

Ia menjelaskan, terkait tindak lanjut dilakukan sesiai aturan berlaku seperti pembinaan selanjutnya pemusnahan disaksikan oleh pemilik kosmetik.

Ada juga sanksi lain seperti peringatan keras jika ditemukan sumber dari mana kosmetik itu diperoleh.

"Jadi kami harap para pelaku usaha khususnya kosmetik tetap ikuti aturan. Jangan gunakan kosmetik tampa izin, ilegal, bahan berbahaya, dan kedaluwarsa. Nanti jika ditemukan lagi hal yang sama di toko teesebut maka akan diproses," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved