Nasional

GEMPAR, Ini 7 Pengakuan Bharada E soal Tewasnya Brigadir Yosua: Laporan Awal Dikaburkan Sambo?

Sejumlah fakta baru muncul, menyusul keterangan Bharada Richard Eliezer yang tercatat dalam proses berita acara pemeriksaan (BAP). Ternyata begini..

Tribun-Papua.com/Tribun Network
TERSANGKA - Bharada Eliazer saat mendatangi kantor Komnas HAM, Selasa (26/7/2022) (kiri) dan Irjen Ferdy Sambo saat menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Kamis (4/8/2022) (kanan).Melalui Kuasa Hukumnya, Bharada E membantah adanya insiden baku tembak saat Brigadir J tewas di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo. (Tribunnews/Irwan Rismawan) 

TRIBUN-PAPUA.COM - Publik digemparkan pengakuan Bharada Richard Eliezer atau Bharada E pascaditetapkan tersangka atas pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

Sejumlah fakta baru muncul, menyusul keterangan Bharada Richard Eliezer yang tercatat dalam proses berita acara pemeriksaan (BAP), pada Sabtu (6/8/2022).

Bharada Richard Eliezer diketahui telah memberikan pernyataan terbaru terkait tewasnya Brigadir Yosua Hutabarat.

Fakta itu pun terbalik dari laporan awal versi Irjen Ferdy Sambo.

Pernyataan Bharada E ini tertulis, dan dikatakan oleh anggota kuasa hukum Bharada E, Muhammad Boerhanuddin.

Boerhanuddin mengatakan dari pernyataan tersebut, terungkap ada fakta yang bergeser dari fakta-fakta hukum yang dikemukakan sebelumnya.

Baca juga: TERUNGKAP Brigadir Yosua Tak Pernah Todongkan Senjata ke Istri Ferdy Sambo, Begini Kata Komnas HAM

“Dalam pengakuan terbaru memang dia (Bharada E) menyebutkan apa tugasnya dan siapa pelakunya hingga siapa-siapa saja yang ada di tempat kejadian,” katanya, dikutip Tribunnews dari laman YouTube Kompas TV, Senin (8/8/2022).

Lantas, berikut deretan pengakuan Bharada E:

Pelaku lebih dari satu

Boerhanuddin mengatakan, dari keterangan Bharada E menunjukkan bahwa tidak hanya satu orang yang terlibat dalam kasus ini, melainkan lebih.

Dengan demikian, Bharada E bukanlah pelaku tunggal dalam kasus ini.

Tidak ada kejadian tembak menembak.

“Tidak terjadi tembak menembak dalam tulisan Bharada E,” kata Boerhanuddin.

Boerhanuddin pun tidak membenarkan soal informasi Bharada E belakangan turun ke lantai 1 setelah Brigadir Yosua sudah jatuh bersimbah darah.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved