Hukum & Kriminal

Merasa Dirugikan, Yosafat Klasin Somasi PT El Hamak Family

PT El Hamak Family adalah sebuah perusahaan pembeli besi tua hibah PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk Lemasa dan Lemasko.

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela
Lembaran somasi ditunjukan oleh penasehat hukum Bilklovin Nahason Erubun terkait pengaduan dilakukan oleh Yosafat Klasin, Jumat (5/8/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA – Seorang mantan karyawan PT El Hamak Family melakukan somasi ke perusahan tempat kerjanya dahulu.

Diketahui, PT El Hamak Family adalah sebuah perusahaan pembeli besi tua hibah PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk Lemasa dan Lemasko.

Somasi tersebut dilakukan oleh Yosafat Klasin (47) melalui penasehat hukumnya, Bilklovin Nahason Erubun dari Kantor Hukum Marvey J Dangeubun.

Baca juga: Kerjari Mimika Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana Umum, Apa Saja?

Dasar dari somasi tersebut adalah di mana Yosafat Klasin mengalami insiden kecelakaan kerja pada 21 April 2022 di area operasional PT Freeport Indonesia, tepatnya di Mile 38, tempat penampungan besi tua.

Somasi dilakukan oleh korban berdasarkan pasal 25 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2015, tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.

 

 

"Dia bekerja 7 tahun di perusahan tersebut tanpa kontrak kerja. Kejadian itu pada 21 April 2022 di Mile 38 area operasional PT Freeport Indonesia,” kata Bilklovin Nahason Erubun selaku kuasa hukum dari Yosafat Klasin, kepada Tribun-Papua.com, Jumat (5/8/2022) di Timika.

Akibat kecelakaan kerja tersebut, kata Bilklovin, kliennya mengalami cacat total dan tidak bisa bekerja lagi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved