Korupsi di Papua

Ricky Ham Pagawak Diduga Telah Berada di Port Moresby Papua Nugini, KPK Terus Buru Koruptor

Kabar terbaru, Ricky Ham Pagawak diduga telah berada ri Port Moresby, pasca-melarikan diri ke Papua Nugini. KPK terus memburunya. Tangkap koruptor!

Tribun-Papua.com/Istimewa
Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak (kiri) bersama ajudannya Bripka SM. Ricky Ham Pagawak diduga telah berada ri Port Moresby, pasca-melarikan diri ke Papua Nugini (PNG). KPK terus memburunya. (Istimewa) 

TRIBUN-PAPUA.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama polisi terus mencari keberadaan Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak (RHP) yang menjadi tersangka suap dan gratifikasi.

Kabar terbaru, Ricky Ham Pagawak diduga telah berada ri Port Moresby, pasca-melarikan diri ke Papua Nugini (PNG).

Ricky Ham Pagawak yang menjadi tersangka kasus suap dan gratifikasi proyek pembangunan di Mamberamo Tengah, diduga sudah berada di ibu kota Papua Nugini tersebut.

Baca juga: KPK Sita Rumah Bupati Mamberamo Tengah Papua, Ricky Ham Pagawak Kabur ke PNG: Dimiskinkan?

"RHP diduga sudah sampai di Port Moresby, ibu kota Papua Nugini," ujar Direskrimum Polda Papua Kombes Faizal Ramadhani di Jayapura, Senin (8/8/2022).

Menurut Faizal, RHP melarikan diri ke Papua Nugini dengan masuk melalui jalan tradisional ke Vanimo.

Besar kemungkinan, kata dia, RHP kemudian menggunakan pesawat komersil untuk menuju Port Moresby.

Kuat dugaan RHP menggunakan cara tersebut karena proses pemeriksaan penumpang di bandara-bandara yang ada di PNG tidak terlalu ketat.

"Dia (RHP) masuk ke sana dengan pesawat, dengan sistem administrasi PNG sekarang, itu memungkinkan penduduk kita (Indonesia) leluasa menggunakan moda transportasi udara," tuturnya.

Sebelumnya, sejak 6 Juni 2022, KPK memulai proses hukum dugaan kasus suap dan gratifikasi proyek pembangunan di Mamberamo Tengah.

KPK kemudian meminta bantuan Polda Papua untuk mencari Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak untuk diperiksa karena yang bersangkutan mangkir dari dua kali panggilan yang telah dikeluarkan KPK.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved