Obat Malaria

Sempat Kosong, Kini Obat Malaria sudah Tersedia di Faskes di Mimika

Memang obat malaria sempat kosong satu bulan belakangan, namun saat ini sudah ada lagi di Kabupaten Mimika, bahkan seluruh Papua

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
OBAT MALARIA - Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob mengatakan, saat ini obat malaria sudah tersedia di Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang ada di Kabupaten Mimika. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA - Stok obat malaria DHP atau biasa dikenal dengan obat biru yang sebelumnya sempat kosong, kini sudah tersedia lagi di fasilitas kesehatan (Faskes) di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua. 

Dinkes Kabupaten Jayapura Jamin Stok Obat Malaria Aman saat KMAN Ke-VI 

"Memang sempat kosong satu bulan belakangan ini, namun saat ini sudah ada lagi di Kabupaten Mimika, bahkan seluruh Papua," kata Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, Selasa (9/8/2022).

Dirinya belum mengetahui pasti berapa banyak stok obat malaria. Namun keberadaan obat tersebut sudah memenuhi kebutuhan di Kabupaten Mimika

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Mimika, Marselino Mameyau mengatakan stok obat malaria tersebut sudah tiba sejak awal Agustus.

Papua Kekurangan Obat Malaria, dr Beeri Wopari: Faskes Harus Selektif!

"Kemarin, 1 Agustus 2022 itu telah tiba obatnya di Mimika. Jumlah obat yang masuk itu sebanyak 58.500 tablet," ujarnya.

Ia menyampaikan, dari jumlah yang didatangkan sebagian besarnya telah didistribusikan ke setiap faskes.

Stok Obat Malaria Menipis, Khairul Lie Sarankan Obat Kina Sebagai Pengganti

"Kami sudah mendistribusikan ke puskesmas-puskesmas di kota, pesisir, dan pegunungan serta klinik-klinik. Jadi sekarang tersisa 25.290 tablet. Sementara yang sisa ini ada di gudang farmasi," jelasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, stok obat malaria saat ini diperkirakan bisa bertahan selama 2 sampai 3 bulan ke depan.

Gawat, Stok Obat Malaria di Kabupaten Jayapura Menipis, ini Upaya yang Dilakukan

Dengan adanya stok obat tersebut, ia berharap kepada masyarakat agar segera berkunjung ke faskes terdekat apabila merasakan gejala malaria.

"Kalau masyarakat merasa kurang sehat seperti demam, menggigil dan sebagainya segera ke puskesmas terdekat untuk memeriksa darah. Bila positif malaria, bisa diberikan obat biru karena sudah tersedia," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved