Info Mimika

Polres Mimika Tangani Aksi Perampasan Emas, Kasus Ditutup: Diselesaikan Secara Kekeluargaan!

Aksi perampasan kalung emas dialami oleh seorang warga berinisial S (77) diketahui oleh Bhabinkamtibmas atas laporan dari ketua RT setempat.

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela
Anggota Bhabinkamtibmas Polres Mimika di Kelurahan Kamoro Jaya, Distrik Wania, Mimika Bripka Herman saat melakukan mediasi terhadap pelaku pencurian emas dan keluarga korban. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA – Anggota Bhabinkamtibmas Polres Mimika di Kelurahan Kamoro Jaya, Distrik Wania, Mimika Bripka Herman merespon cepat terkait aduan warga soal perampasan kalung emas di wilayahnya.

Aksi perampasan kalung emas dialami oleh seorang warga berinisial S (77) diketahui oleh Bhabinkamtibmas atas laporan dari ketua RT setempat.

S (korban) menerangkan, pelaku M (30) merupakan tetangga korban sendiri, dimana pelaku datang ke rumah korban yang mana saat itu korban sementara melakukan aktifitas mempersiapkan plastik pembungkus tempe di rumahnya.

Baca juga: Sempat Kosong, Kini Obat Malaria sudah Tersedia di Faskes di Mimika

“Saat itu pelaku menutup mata korban dengan menggunakan sabun detergen yang digenggamnya seraya menarik kalung emas milik korban," kata Bripka Herman kepada Tribun-Papua.com, Senin (8/8/2022).

Ia menjelaskan, setelah melakukan aksinya, pelaku kabur ke rumahnya yang tidak jauh dari rumah korban.

 

 

"Aksi pelaku ini membuat korban merasa kaget. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, korban langsung menyampaikan kejadian yang dialaminya kepada Ketua RT," ucapnya.

Dikatakan, usai kejadian pelaku telah dipanggil untuk mengembalikan emas tersebut dan diselesaikan secara kekeluargaan.

"Pelaku mengakui perbuatannya dan meminta maaf kepada korban serta langsung mengembalikan kalung emas milik korban di hadapan kita semua," ujarnya.

Ia menambahakan, korban juga meminta kepada pelaku untuk tidak mengulangi perbuatannya yang sangat memalukan tersebut.

"Sudah di mediasi pertemuan secara kekeluargaan dan kedua belah pihak saling memaafkan," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun palu
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved