Info Jayapura

PS2KP Rehabilitasi Terumbu Karang di Pantai Harlem Pakai Metode Spider

Rehabilitasi ekosistem terumbu karang dilakukan di Teluk Depapre, Pantai Harlen, Kampung Tablasupa, Distrik Depapre.

istimewa
Salah satu pegiat lingkungan yang sedang memakaikan metode spider pada terumbu karang di Pantai Harlen, Kampung Tablasupa, Distrik Demta 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI –  Ketua Pusat Studi Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PS2KP) Unviersitas Cendrawasih, Yunus Paulangan melakukan rehabilitasi terumbu karang memakai metode spider untuk transplantasi.

Rehabilitasi ekosistem terumbu karang dilakukan di Teluk Depapre, Pantai Harlen, Kampung Tablasupa, Distrik Depapre.

Pelaksana kegiatan dari Pusat Studi Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PS2KP) Uncen didanai oleh PLN Peduli PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat.

Yunus menjelaskan telah melakukan transplantasi di daerah itu sejak 2021.

Kembali lakukan perawatan dan menambah rangka transplantasi sebanyak 78 unit, lanjut Yunus, ada beberapa mitra yang dlibatkan yaitu Program Studi Ilmu Kelautan dan Perikanan Uncen, Pol Air Polda Papua, Komunitas Maritim Nusantara, dan masyarakat di Kampung Tablasupa.

Program rehabilitasi tersebut bertujuan untuk  memperbaiki ekosisten terumbu karang yaitu dengan transplantasi.

Baca juga: Wisata Papua: Cantiknya Pantai Harlem, Surga Kecil di Bumi Cenderawasih

Ia menjelaskan pada 2021 pihaknya mengukur pertambahan panjang terumbu karang, melihat jumlah kehadiran ikan, dan tanggapan masyarakat. Penilaiaan pada ketiga aspek itu dapat dikatakan cukup berhasil lantaran tujuan utama yaitu mengedukasi masyarakat.

"Daerah konservasi ini baik tapi karena ada bebrapa masyarakat masih memakai bom untuk menangkap ikan,"ujarnya kepada Tribun-Papua.com melalui telepon selulernya, Rabu (10/8/2022).

Baca juga: Tokoh Masyarakat Tablanusu Minta Pemkab Jayapura Perhatikan Pantai Kisiri Bokoi di Depapre

Untuk mengedukasi masyarakat, kata Yunus, pihaknya juga menyebarkan poster dan brosur berisi himbauan agar tidak menggunakan bom ikan, peranan terumbu karang, dampak pakai bom ikan, juga konten video di media sosial.

Ketua PS2KP Uncen itu menjelaskan telah memantau pantai di Kampung Tablasupa dimana sebagai daerah wisata masyarakat memanfaatkan lingkungan sebagai tujuan pariwisata.

"Tidak bisa dipungkiri dalam suatu komunitas pasti ada yang seperti itu, harapannya ekosistem khsusunya di Tablasupa lebih baik tidak ada lagi nelayan yang gunakan bom. Memperbaiki ekosistem pekerjaan yang berat membutuhkan kerjasama semua pihak,"ujarnya.

Baca juga: Pesona Pantai Harlem di Jayapura Papua, Surga Wisata dari Ujung Timur Indonesia

Program rehabilitasi itu menurutnya, agar masyarakat tidak merusak terumbu karang tetapi fokus pada kegiatan yang dapat membantu ekonomi mereka agar tidak merusak lingkungan.

Ia juga menambahkan peranan terumbu karang sebagai ekosistem laut dapat berpengaruh pada populasi ikan sehingga sebagai salah satu mata pencaharian dan pendapatan masyarakat pun dapat berkurang jika tidak dirawat. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved