Info Mimika

Tiga Tahun Vakum, PMI Mimika Gelar Pelantikan PAW Pengurus

PMI Cabang Mimika menggelar pelantikan Pergantian Antar Waktu (PAW) Pengurus PMI Kabupaten Mimika periode 2019-2024 di Hotel Horison Ultima.

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela
Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Mimika menggelar pelantikan Pergantian Antar Waktu (PAW) Pengurus PMI Kabupaten Mimika periode 2019-2024 di Hotel Horison Ultima, Senin (8/8/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKAPalang Merah Indonesia (PMI) Cabang Mimika menggelar pelantikan Pergantian Antar Waktu (PAW) Pengurus PMI Kabupaten Mimika periode 2019-2024 di Hotel Horison Ultima, Senin (8/8/2022).

Acara dihadiri Zakeus Degei, ketua PMI Provinsi Papua sekaligus melantik Johannes Rettob selaku Wakil Bupati yang terpilih melanjutkan kepengurusan hingga 2024 sebagai ketua PAW PMI Cabang Mimika.

Johannes Rettob kepada Tribun-Papua.com mengatakan, dirinya memegang 7 prinsip PMI yakni kemanusian, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan.

Baca juga: PMI Didorong Gelar Lagi Aksi Donor Darah, Sekda Papua: Agar Stok Tetap Terjaga

"7 prinsip ini cocok dengan hati saya. Satu di antaranya adalah hampir seluruh Indonesia menjadi ketua adalah kepala daerah. Di Papua juga hampir semua adalah wakil kepala daerah. Itu bukan persoalan. Paling penting adalah 7 prinsip dasar PMI," kata Rettop.

Ia mengatakan, walaupun hanya bekerja dua tahun ke depan, namun ia bakal mencoba menjawab beberapa masalah di Mimika satu di antaranya terkait kebutuhan darah bagi rumah sakit.

 

 

 "Kita coba agar darah semua dari palang merah dan bisa disuplay ke seluruh faskes, karena darah menjadi satu di antara masalah di Mimika.”

“Kita mau coba agar bisa membantu, semua rumah sakit harus memiliki bank darah agar dari PMI bisa mudah mendistribusikan darah,” ujarnya.

“Sebagai orang baru di PMI saya mohon dukungan, binbing dan kita semua bisa mengembangkan PMI dengan baik," sambungnya.

Baca juga: Sukseskan Sidang Sinode VIII GKI, PMI Provinsi Papua Bantu Logistik Protokol Kesehatan

Ketua PMI Provinsi Papua, Zakeus Degei menjelaskan, pelantikan ini berdasarkan konsolidasi PMI provinsi di seluruh Papua, di mana PMI Mimika tidak aktif hampir 3 tahun lebih.

"Jadi, PMI secara pandangan masyarakat hanya mengurusi darah, tapi sesuai dengan tugas PMI juga adalah melaksanakan tugas kemanusiaan bagi masyarakat berdampak akibat konflik senjata, " kata Zakeus.

Selain itu, tugas berikutnya, kata Zakeus, PMI harus berperan aktif menyiapkan darah, mencari darah, dan diserahkan ke rumah sakit melalui bank darah.

"PMI tidak berhubungan langsung dengan pasien namun dengan Unit Transfusi Darah (UTD) atau UGD di rumah sakit," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved