Hukum & Kriminal

WASPADA! Timika Rawan Begal, Polres Mimika Ringkus Pelaku Begal di Bawah Umur

Pascapenangkapan oleh Satreskrim Polres Mimika, dikonfirmasi bahwa dua pelaku begal masih di bawah umur.

Tribun-Papua.com/Istimewa
Ilustrasi begal - Polres Mimika mengonfirmasi bahwa telah terjadi aksi begal di Timika, Mimika, Papua. Kasat Reskrim Polres Mimika, Iptu Bertu Haridyka Eka Anwar menyebut dua pelaku begal ini masih di bawah umur. 

laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA- Polres Mimika mengonfirmasi bahwa telah terjadi aksi begal di Timika, Mimika, Papua.

Hal ini diungkapkan pascapenangkapan dua pelaku begal oleh Satreskrim Polres Mimika, Minggu (7/8/2022).

Kasat Reskrim Polres Mimika, Iptu Bertu Haridyka Eka Anwar menyebut dua pelaku begal ini masih di bawah umur.

Kedua pelaku berinisial PH dan PY, yang mana masih berusia 15 tahun

Keduanya ditangkap usai melakukan aksi begal terhadap korban berinisial MA (perempuan) di Jalan Yos Sudarso, tepatnya dekat Kantor Pengadilan Negeri Timika sekitar pukul 03:00 WIT.

Baca juga: Aldo Jual Motor Hasil Curian Rp 800 Ribu

Baca juga: Belasan Kali Curi Motor, Remaja di Timika Papua Masuk Bui: Tertangkap Jual Motor Curian

Selain pelaku polisi juga mengamankan barang bukti lainnya berupa satu unit sepeda motor dan sebilah parang saat digubakan melakukan aksinya.

"Kita berhasil lakukan penangkapan berdasarkan informasi dilapangan dengan ciri-ciri pelaku. Dan tidak butuh waktu lama  kita langsung tangkap mereka ," Kasat Reskrim Polres Mimika, Iptu Bertu Haridyka Eka Anwar, Selasa (9/8/2022) di Timika.

Menurut Berthu, saat ditangkap diduga kedua pelaku ingin melakukan aksi lanjutan karena pelaku berjalan sambil membawa parang.

"Kita kenakan pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," ungkapnya.

Berthu menjelaskan, untuk kronologis kejadian bermula ketika korban MA  berjalan kaki dari Jalan Pendidikan menuju Pasar Damai untuk membeli pinang.

Tiba di lokasi kejadian, dua pelaku sudah dalam keadaan mabuk miras menghampiri korban, kemudian mengeluarkan sebilah parang dan menempelnya di leher korban.

"Saat dia tempel parang di leher kkrban ada pelaku lainnya itu berkata perkosa saja sambil tertawa-tertawa. Kedua pelaku kemudian merampas HP korban dan kabur," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved