Perekaman KTP El

Pemprov Papua Terus Dorong Upaya Kabupaten dan Kota Percepat Perekaman KTP El

Kepala daerah, baik itu bupati maupun wali kota agar langsung memerintahkan Kepala Disdukcapil daerah masing-masing

Penulis: Stella Lauw | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
PEREKAMAN - Kepala Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Papua, Ribka Haluk terus mendorong pemerintah kabupaten dan kota untuk mepercepat perekaman KTP menjelang persiapan Pemilu 2024. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Stella Lauw

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Pemprov Papua terus mendorong kabupaten dan kota di Bumi Cenderawasih untuk mempercepat perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP El), seiring makin dekatnya pelaksanaan Pemilu 2024.

Disdukcapil Mimika Bakar 3.750 Keping KTP El: Ditarik dari Warga karena Invalid

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Papua, Ribka Haluk. Dia berharap agar kepala daerah, baik itu bupati maupun wali kota agar langsung memerintahkan Kepala Disdukcapil daerah masing-masing.

Lebih lanjut dia mengatakan, hal itu dilakukan karena pada tahun ini tidak ada dukungan dana dari pemerintah pusat maka pemprov tidak bisa berbuat apa-apa. 

Disdukcapil Kabupaten Jayapura Gencar Sosialisasikan Pembuatan KTP

Perekaman KTP harus terus dilakukan dan pihaknya terus membangun komunikasi dengan KPU Papua dikarenakan 2024 pemilihan wajib memakai KTP elektronik.

"Tidak ada tawar menawar lagi, masih ada waktu dua tahun lagi sehingga masih bisa kita kejar. Kita di lingkungan institusi kependudukan 29 kabupaten dan kota sudah sangat siap," katanya.

Ribka menjelaskan, sekitar 9 kabupaten di Papua sudah aman. Artinya sudah mencapai 99 persen, seperti Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Merauke, Kabupaten Biak, sedangkan Kabupaten Timika masih sekitar 70 persen. 

Warga Kota Jayapura Puji Pelayanan Disdukcapil: Cepat dan Tak Perlu Antre Lama

Sedangkan ada delapan kabupaten masih mengejar target. Sisanya Kabupaten Paniai, Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Pegunungan Bintang, dan Kabupaten Intan Jaya, ini daerah konflik termasuk Kabupaten Nduga, masih dibawah 10 persen dan harus dipercepat.

Ia menambahkan sudah mengadakan rapat dengan DPR dan KPU agar bersama-sama secara sinergis mendorong percepatan perekaman KTP di Papua.

Inovasi Disdukcapil Mimika Kenalkan KTP Digital Sambil Gelar Fashion Week

"Kalau tidak bisa, kami yang akan jemput bola ke masyarakat. Intinya kantor buka seperti biasa, pelayanan tetap jalan siapa yang membutuhkan silahkan datang," katanya. (*) 

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved