Hukum & Kriminal

Polda Papua Tetapkan 2 Tersangka Kasus Korupsi Dana Hibah Yayasan di Kabupaten Mappi

Ditreskrimsus Polda Papua menetapkan dua tersangka kasus korupsi dana hibah Yaleka Maro Papua di Kabupaten Mappi sebesar Rp 25 miliar.

Penulis: Raymond Latumahina | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Raymond Latumahina
Dir Reskrimsus Polda Papua, Kombes Fernando Sanches Napitupulu (kiri) didampingi Kabid Humas, Kombes Ahmad Musthofa Kamal (kanan) saat memberikan keterangan pers terkait penetapan dua tersangka kasus korupsi dana hibah di Kabupten Mappi. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Raymond Latumahina

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Papua menetapkan dua tersangka kasus korupsi dana hibah Yaleka Maro Papua di Kabupaten Mappi sebesar Rp 25 miliar.

Kedua tersangka tersebut masing-masing berinisial TT (57) dan LS (50) yang berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Mappi, Papua.

Dir Reskrimsus Polda Papua, Kombes Fernando Sanches Napitupulu mengatakan, korupsi itu diambil dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mappi tahun 2014 sampai 2017.

Baca juga: Profil Kabupaten Mappi yang Masuk dalam DOB Papua Selatan

“Modusnya digunakan untuk kepentingan pribadi mereka berdua,” kata Kombes Fernando Sanches Napitupulu saat jumpa pers di Mapolda Papua, Kamis (11/8/2022).

Berdasarkan pemeriksaan terhadap kedua tersangka, aparat Kepolisian menemukan adanya kerugian negara sebesar Rp8 miliar dari total dana hibah Rp 25 miliar tersebut.

 

 

Dana Rp 8 miliar itu dipakai oleh kedua tersangka dengan masing-masing Rp 7,3 miliar oleh LS dan TT sejumlah Rp1,1 miliar.

“Jadi, dari Rp 25 miliar itu sama mereka dipakai Rp 8 miliar untuk kepentingan diri sendiri,” ujarnya.

Selain itu, Kombes Fernando Sanches Napitupulu menuturkan, penyidik juga telah menyita aset atas kerugian negara yang telah dilakukan oleh kedua tersangka.

 “Aset yang sudah kita sita, tanah, dan bangunan 3 unit, alamatnya semua di Kabupaten Mappi, satu mobil Innova yang kita titip di Polres Mappi,” ungkapnya.

Atas perbuatan tersebut, keduanya dikenakan Pasal 3 Undang-Undang Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1. (*)

Sumber: Tribun Papua
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved