Covid 19 Papua

Kasus Aktif Covid-19 Melonjak Naik, Pemkot Jayapura Segera Lakukan Rapat Evaluasi Pekan Depan

Melonjaknya kasus aktif Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura dalam waktu dekat akan segera melakukan evaluasi guna mengambil kebijakan.

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
COVID-19 DI PAPUA - Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura Robby K Awi, saat diwawancarai awak media termasuk Tribun-Papua.com, soal rapat penanganan kasus aktif di Covid-19 di Aula Sian Soor Kantor Wali Kota Jayapura, Jumat (12/8/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Menyusul kembali melonjak kasus aktif Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura dalam waktu dekat akan segera melakukan evaluasi guna mengambil kebijakan.

Hal itu disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura Robby K Awi kepada Tribun-Papua.com, di Aula Sian Soor Kantor Wali Kota Jayapura Jumat (12/8/2022).

"Saya memperingatkan kepada semua pihak untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, dengan situasi Covid-19 yang mulai meningkat," imbau Robby.

Baca juga: Update Covid-19 di Papua dan Papua Barat hingga Kamis 4 Agustus 2022: Total Kasus Capai 80.760

Terkait peningkatan kasus terkonfimasi positif Covid-19, Robby mengatakan pihaknya bersama Forkompida akan menggelar rapat evaluasi pada Jumat 19 Agustus 2022 mendatang.

"Tujuannya untuk mengevaluasi terkait penyebaran Covid-19 di Kota Jayapura, termasuk langkah-langkah yang akan diambil Pemerintah," tandasnya.

 

 

Unruk itu pula, Robby meminta agar yang telah dinyatakan layak untuk menerima vaksinasi Covid-19, agar selekas mungkin mendapatkan vakasinasi.

Sebelumnya diketahui, berdasarkan data yang dikeluarkan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Jayapura per Kamis 11 Agustus 2022 menunjukkan, kasus aktif Covid-19 telah mencapai 121 orang.

Secara rinci, untuk kasus aktif Covid-19 terbanyak yaitu Distrik Jayapura Utara sebanyak 49 kasus, Distrik Abepura 39 kasus, Jayapura Selatan 24 kasus, Heram 7 kasus, dan Muara Tami 2 kasus. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved