Pemilu 2024

Partai Berkarya Minta KPU Lanny Jaya Kembali Berkantor di Tiom, Bukan di Kabupaten Tetangga

Tidak ada alasan pasti kenapa KPU Lanny Jaya berkantor di Wamena. Segera kembali ke Tiom untuk memulai aktifitas di daerah itu

Tribun-Papua
BALIK KE LANNY JAYA - Ketua Partai Berkarya Kabupaten Lanny Jaya, Hernikson Kogoya meminta agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lanny Jaya kembali lakukan aktifitas berkantor di Lanny Jaya sgar persiapan Pemilu 2024 bisa dipersiapkan secaramaksimal. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Ketua Partai Berkarya Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua, Hernikson Kogoya meminta agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lanny Jaya kembali berkantor di wilayah Lanny Jaya mengingat sudah lama berkantor di Kabupaten tetangga, tepatnya di Jayawijaya.

RESMI! KPU Umumkan Tahapan Pendaftaran Parpol Peserta Pemilu 2024, Cek di Sini

"Tidak ada alasan pasti kenapa KPU Lanny Jaya berkantor di Wamena. Segera kembali ke Tiom untuk memulai aktifitas di daerah itu," ujar Hernikson Kogoya saat di temui Tribun-Papua.com, Jumat (12/8/2022) di Abepura, Kota Jayapura, Provinsi Papua.

Lebih lanjut Hernikson mengatakan, akibatnya seringkali pertemuan partai politik ke wilayah Jayawijaya, sehingga para pimpinan partai politik terpaksa harus bolak-balik Lanny Jaya-Wamena.

"KPU Lanny Jaya harus mempertimbangkan hal ini. Jika berkantor di Wamena harus melihat segala aspek, terutama biaya transportasi pulang-pergi," ujarnya.

MRP Minta KPU Beri Jaminan Hak Suara saat Pemilu untuk Warga Papua yang Belum Punya E-KTP

Maka itu, Hernikson berharap Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya dapat membantu untuk memfasilitasi KPU untuk kembali berkantor di Tiom.

"Pemda Lanny Jaya bisa mengecek sarana dan prasarana agar KPU kembali berkantor di Tiom untuk mempersiapkan segala hal jelang 2024 mendatang," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris KPU Lanny Jaya, Eribur Kogoya saat dikonfirmasi menyampaikan, untuk membangun Kantor KPU di Lanny Jaya sangat bisa. Namun semua tanah sistemya kontrak sehingga sulit untuk membangun kantor.

KPU Papua Gelar Optimalisasi Peran Media Menjelang Pemilu dan Pilkada Serentak 2024

"Pemilik hak ulayat tidak memberikan izin untuk dibangun kantor, sehingga terpaksa aktifitas KPU kami lakukan di Wamena," kata Eribur.

Masih menurut Eribur, dengan kurangnya akses jaringan membuat pihaknya harus melakukan aktifitas di Jayawijaya.

"Sekarang ini semua sistem harus pakai jaringan internet. Jadi, kalau di Lanny Jaya masih kurang akses, kita harus kerja di Wamena," paparnya lagi.

KPU Sebut Parpol Belum Perlu Penuhi Syarat Kepengurusan di 3 DOB Papua untuk Pendaftaran Pemilu 2024

Masih menurut Eribur, semua sitem harus online sehingga pihaknya butuh jaringan yang memadai untuk melakukan aktifitas perkantoran KPU.

Ia menambahkan beberapa waktu lalu mengunakan layanan internet yang disediakan Kominfo namun akun Sistem Partai Politik (SIPOL) tidak bisa akses dari Lanny jaya dengan baik sehingga terpaksa harus ke wamena. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved