KKB Papua

Dana Desa Dipakai Oknum ASN Sokong Amunisi KKB Papua, Irjen Mathius Fakhiri Surati Mendagri: Usut!

Upaya aparat keamanan untuk mengatasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) akan percuma bila sumber dananya tidak dipotong. Dana desa beli amunisi KKB.

Dok Humas Polda Papua
BERAKSI - Kelompok Kriminal bersenjata (KKB) membakar barak Dinas Pemuda dan Olahraga Intan Jaya, Papua, Selasa (16/8/2022). Penyerangan dipimpin Undius Kogoya. Kontak tembak pecah selama 3 jam. 

Setelah itu, Pomdam XVII/Cenderawasih mengamankan Kopda BI dan Koptu TJR karena diduga terlibat kasus tersebut.

Pada 4 Agustus 2022, polisi menahan Kepala Kampung Wusi Terius Labi karena diduga menjadi salah satu pemberi uang untuk AN senilai Rp 150 juta.

Selain itu, polisi juga menetapkan dua orang oknum aparatur kampung dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Yang pertama inisialnya A, dia merupakan seorang sekertaris desa sedangkan yang satu lagi inisial GK merupakan kepala kampung," ujar Direskrimum Polda Papua Kombes Faizal.

Bakutembak selama tiga jam pecah di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Selasa (16/8/2022).

Baca juga: Kepala Kampung Jadi Donatur KKB Papua, Pakai Dana Desa Rp 150 Juta untuk Biayai Pembelian Amunisi

KKB Berulah Lagi, Bakar Sejumlah Gedung di Intan Jaya

Terbaru, kontak tembak antara Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kontra aparat keamanan berlangsung pukul 10.00 hingga 13.00 WIT.

Peristiwa ini membuat aparat keamanan tidak diperbolehkan keluar dari pos, sehingga risiko jatuhnya korban jiwa bisa dihindari.

KKB kemudian melakukan pembakaran pada sejumlah bangunan, termasuk fasilitas umum dan rumah warga. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dana Desa Diduga Digunakan Bantu KKB, Polda Papua Surati Pemerintah Pusat",

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved