Breaking News:

Virus Corona di Papua

Update Covid-19 di Papua dan Papua Barat hingga Selasa 16 Agustus 2022: Total Kasus Capai 81.150

Berikut ini jumlah total kasus Covid-19 hingga hari ini, Selasa (16/8/2022) untuk provinsi Papua dan Papua Barat.

(Pixabay/Coyot)
Ilustrasi masker - Berikut ini jumlah total kasus Covid-19 hingga hari ini, Selasa (16/8/2022) untuk provinsi Papua dan Papua Barat. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Berdasarkan data dalam 24 jam terakhir hingga Selasa (16/8/2022), jumlah kasus secara nasional masih bertambah sejak kasus pasien pertama terinfeksi Covid-19 diumumkan pada 2 Maret 2020.

Jumlah kasus positif Covid-19 dikonfirmasi berdasarkan pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR).

Berikut ini jumlah total kasus Covid-19 hingga hari ini, Selasa (16/8/2022) untuk provinsi Papua dan Papua Barat:

Baca juga: WASPADA! Kasus Aktif di Kota Jayapura Kembali Melambung, Kadinkes: Covid-19 Tidak akan Hilang 

Papua

Positif: 49.394
Sembuh: 48.284
Meninggal: 580

Papua Barat

Positif: 31.846
Sembuh: 31.363
Meninggal: 382

Risiko Terinfeksi Covid-19 Berulang Kali

Jika seseorang terinfeksi Covid-19 berulang kali walau memunculkan gejala ringan, maka dapat menyebabkan risiko ke depannya.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia (Peralmuni), Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, Sp.PD-KAI

"Khususnya bagi kelompok yang memiliki komorbid, atau berusia di atas 60 tahun dan penyintas autoimun. Maka akan mengalami tingkat kontrol imun yang kurang baik," ungkapnya pada Talkshow virtual, Senin (15/8/2022). 

Selain itu, Iris pun menyebutkan jika pada individu yang memiliki riwayat alergi biasanya memiliki kekambuhan untuk alerginya. Ia pun menyebutkan jika saat ini risiko re-infeksi memang terhitung tinggi. 

Setelah terinfeksi, Iris menyebutkan jika banyak laporan setelah 2-4 minggu sakit, bisa terkena varian yang beda lagi. Kemampuan re-infeksi ini muncul seiring bermutasinya virus. 

Baca juga: Robby Kayame Minta Masyarakat yang Ingin Vaksin Booster Langsung Datang ke Dinkes Papua

Oleh karena itu, Iris menegaskan pentingnya untuk menjaga prokes. Karena virus SARS-CoV-2 selalu akan bermutasi sampai kapan pun. Bermutasi menjadi salah satu bagian perlindungan bagi si virus. 

"Jadi kita jangan mengharap sampai virus berhenti bermutasi. Tidak mungkin. Contoh virus influenza, dia bermutasi terus. Dan sekarang hidup berdampingan dengan kita. Meski begitu, Covid-19 jangan dianggap endemi. Memang menuju ke sana, tapi prokes harus dipakai," tegasnya.

Ia pun mengingatkan masyarakat untuk melakukan vaksinasi Covid-19, dan jangan lupa memakai masker. Karena keduanya adalah satu kombinasi yang harus dijalankan.

"Pencegahan untuk tidak terinfeksi berulang adalah masker. Di samping harus meminum vitamin yang cukup. Lalu tidur, minum, dan makan yang gizi. Terakhir berdoa harus dijalankan," pungkasnya.

(Kompas.com/Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 16 Agustus 2022 dan di Tribunnews.com dengan judul Ketahui Risiko Terinfeksi Covid-19 Berulang Kali, Khususnya Lansia hingga yang Memiliki Komorbid

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved