Viral Video 1 Perempuan Dikeroyok 4 Wanita di Sampang, Korban Diseret ke Luar Kafe lalu Dipukuli

Viral di media sosial video yang memperlihatkan seorang perempuan yang diduga dikeroyok empat wanita di Kabupaten Sampang, Jawa Timur.

KOMPAS.COM
ilustrasi perkelahian - Viral di media sosial video yang memperlihatkan seorang perempuan yang diduga dikeroyok empat wanita di Kabupaten Sampang, Jawa Timur. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Viral di media sosial video yang memperlihatkan seorang perempuan yang diduga dikeroyok empat wanita.

Insiden dalam video viral itu terjadi di Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Jawa Timur.

Korban dalam yang dianiaya adalah Fitriyahtun (30). Akibat insiden itu, Fitri mengalami bengkak di mata kiri bagian bawah, benjol di kepala belakang.

Baca juga: Viral Anggota Paspampres Pukul Sopir Truk di Solo, Gibran: Saya Enggak Terima Warga Saya Digituin

Ilustrasi tawuran
Ilustrasi tawuran (Tribunnews.com)

Pengacara Fitri, Suadi menjelaskan, peristiwa pengeroyokan itu terjadi pada Kamis (11/8/2022) di sebuah kafe di Desa Bira Timur, Kecamatan Sokobana, Kabupaten Sampang, Jawa Timur.

Saat itu, Fitri janjian dengan teman-temannya bertemu di kafe tersebut.

Fitri yang baru tiba dari Malaysia, akan menggelar reuni dengan kawan-kawannya di Sampang.

Saat menunggu teman-temannya, Fitri didatangi empat perempuan yang tidak dia kenali.

Salah satu dari mereka, kemudian memukul Fitri dari belakang.

Baca juga: Viral Lomba Foto Jalan Rusak untuk HUT ke-77 RI di Sragen, Jadi Ajang untuk Kritik Pemerintah

Setelah memukul dari belakang, perempuan itu memukul bagian wajah hingga membuat Fitri terjatuh dari tempat duduknya. 

Tak cukup di situ, Fitri kemudian diseret ke luar kafe. Tiga perempuan lainnya kemudian melakukan pengeroyokan

Fitri yang sudah lemas, tidak mampu melawan serangan bertubi-tubi keempat perempuan itu.

"Pengeroyokan itu berjalan kurang lebih 30 menit hingga korban tidak berdaya," kata Suadi ketika dihubungi melalui telpon seluler, Selasa (16/8/2022). 

Suadi menambahkan, keesokan harinya korban kemudian melapor ke Polsek Sokobana.

Laporan itu disertai dengan bukti-bukti berupa foto luka korban, hasil otopsi dari Puskesmas Sokobana, dan video pengeroyokan dan saksi kejadian.

Baca juga: VIRAL Oknum TNI dan Polisi Adujotos di Fakfak Papua Barat, Diduga Gegara Hubungan Asmara

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved