Pengobatan Gratis

11 Dokter Terbang Gelar Pengobatan Gratis di Kampung Keakwa, Distrik Mimika Papua

Melalui dokter terbang agar masyarakat dari pegunungan hingga pesisir Papua mendapat akses kesehatan yang merata dan optimal

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
PERIKSA KESEHATAN - Masyarakat di Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua saat menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim dokter terbang, Sabtu (20/8/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselin

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA - Momen peringatan HUT Ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Mimika dimanfaatkan petugas medis menggelar pelayanan kesehatan gratis di Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua.

Dinkes Mimika Tetapkan Kelurahan Koperapoka Daerah Prioritas Penurunan Stunting

Pelayanan kesehatan dilakukan 11 dokter yang dipimpin Pendiri Yayasan Somatua, Maximus Tipagau untuk terus menggencarkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Papua, yang selama minim tersentuh fasilitas kesehatan pemerintah.

Melalui program dokter terbang di Bumi Cenderawasih yang digagas Yayasan Somatua, Maximus mendatangkan 11 dokter untuk memberi pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah.

"Tim dokter menembus wilayah Pegunungan Tengah Papau untuk melayani masyarakat. Kali ini mereka menyentuh masyarakat pesisir,” tutur Maximus kepada Tribun-Papua.com, Sabtu (20/8/2022).

Evaluasi dan Validasi Honorer, Dinkes Mimika Usulkan 256 Nakes Ditetapkan Sebagai Tenaga Kontrak

Ratusan warga dari Kampung Keakwa dan beberapa kampung tetangga sangat antusias mendatangi tenda sederhana yang dibangun petugas untuk memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan.

“Ini cita-cita mulia saya untuk menyehatkan masyarakat melalui dokter terbang agar masyarakat dari pegunungan hingga pesisir Papua mendapat akses kesehatan yang merata dan optimal,” terangnya.

Lebih lanjut, Maximus yang kerap disapa Gladiator Papua ini menggagap program dokter terbang tumbuh dari pengalaman pahit masa lalu ketika harus ditinggal ayah, ibu, serta adiknya karena tidak mendapat pertolongan medis.

Dinkes Mimika Lakukan Evaluasi terkait Penemuan Kasus Covid -19 Awal 2022

“Kalau saat itu akses dan fasilitas kesehatan mudah didapat, mungkin saat ini saya masih bercengkerama dengan keluarga,” ungkap Maximus.

Ia menambahkan Yayasan Somatua didirikan 2012 lalu bertujuan memberdayakan masyarakat Papua. Dalam perjalannya, Yayasan Somatua terus membangun jejaring kerjasama dengan berbagai organisasi sosial dalam rangka mengembangkan sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi masyarakat Papua.

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved