Impor di Papua

Nilai Impor di Papua Periode Juli Turun 24,87 Persen, Kepala BPS: Pengaruh Impor Migas dan Non Migas

Komoditi nonmigas yang memiliki nilai impor terbesar berasal dari golongan mesin dan peralatan mekanis yang memiliki nilai 0,67 juta dolar AS

Tribun-Papua
PENJELASAN - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua, Adriana Helena Carolina memberikan penjelasan terkait nilai impor Papua pada Juli 2022 yang mengalami penurunan karena pengaruh impor non migas sebesar 87,30 persen serta impor migas meningkat sebesar 86,82 persen. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Nilai impor di Provinsi Papua periode Juli 2022 mengalami penurunan sebesar 24,87 persen yang dipengaruhi impor non migas sebesar 87,30 persen serta impor migas yang mengalami peningkatan sebesar 86,82 persen.

BPS: Pengeluaran Penduduk di Papua Alami Ketimpangan Sedang

“Impor di Papua pada Juni senilai 39,82 juta dolar AS, dan periode Juli 2022 turun 24,87 persen,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Papua, Adriana Helena Carolina, kepada awak media di Jayapura, Sabtu (20/8/2022).

Lebih lanjut dia menjelaskan, komoditi nonmigas yang memiliki nilai impor terbesar berasal dari golongan mesin dan peralatan mekanis (HS84) yang memiliki nilai 0,67 juta dolar AS atau sebesar 43,85 persen dari total nilai impor komoditi non migas utama.

Kabar Gembira, Penduduk Miskin di Papua Turun, BPS: Kota dan Desa Terkait Beras dan Ubi 

Sedangkan impor migas naik senilai 260,57 juta dolar AS di mana total impor kumulatif Papua pada periode Januari-Juli 2022 senilai 177,92 juta dolar AS atau meningkat 46,45 persen.

"Peningkatan 46,45 persen ini bila dibandingkan total impor kumulatif pada periode Januari-Juli 2021 yang senilai 177,92 juta dolar AS," ujarnya.

Papua Alami Inflasi 0,69 Persen, BPS: Terjadi di 3 Daerah

Dia menambahkan, nilai impor kumulatif migas Januari-Juli 2022 senilai 136,51 juta dolar AS, sementara nilai impor kumulatif nonmigas Papua senilai 124,05 juta dolar AS pada periode Januari-Juli 2022.

"Selain itu, impor 10 golongan nonmigas utama pada Juli 2022 tercatat senilai 1,52 juta dolar AS atau turun 93,85 persen bila dibandingkan Juni 2022 sebesar 24,72 juta dolar AS,"tandas dia. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved