Syarat Naik Kapal Pelni

Calon Penumpang Harus Tahu, Inilah Syarat Naik Kapal Pelni di Timika Papua

Saat ini pemerintah melalui Pelni sebagai BUMN telah melakukan upaya pencegahan penularan Covid-19 baik saat penumpang naik dan turun kapal

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
SYARAT NAIK KAPAL - Kepala Cabang Pelni Timika, Rahmansyah Chaidir memberikan penjelasan terkaiyt persyaratan calon penumpang kapal laut selama Pandemi Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA – Perhatian bagi warga yang ingin bepergian naik kapal laut, harus mengetahui persyaratan agar tidak ditolak petugas Pelabuhan karena tidak memenuhi persyaratan.

Termasuk di Pelabuhan Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua. Sejak pandemi Covid-19 melanda, sejumlah peraturan diterapkan di pelabuhan untuk mencegah penyebaran virus corona. Kebijakan tersebut hingga kini masih berlaku.

Covid-19 Melandai, Pelni Biak Imbau Penumpang Kapal yang Turun di Pelabuhan Tetap Patuhi Prokes

Menurut Kepala Cabang Pelni Timika, Rahmansyah Chaidir, Senin (22/8/2022), calon penumpang yang masih mendapatkan vaksin pertama maka diwajibkan PCR.

Sedangkan calon penumpang yang masih mendapatkan vaksin kedua, maka harus melakukan rapidtest antigen. Tapi bagi calon penumpang yang sudah mendapatkan vaksin booster, maka langsung naik ke kapal.

Lebih lanjut Rahmansyah menjelaskan, saat ini pemerintah melalui Pelni sebagai BUMN telah melakukan upaya pencegahan penularan Covid-19 baik saat penumpang naik dan turun kapal. Termasuk saat di dek kapal.

Pelni Merauke Izinkan Penumpang Tak Rapid Antigen, I Komang : Kapasitas Kapal Sesuai Level

"Dulu penumpang dibatasi 50 persen saja. Tetapi sekarang sudah 100 persen dan tentu penumpang yang menggunakan kapal Pelni wajib melengkapi persyaratan yang telah ditetapkan," ujarnya.

Lebih lanjut, saat ini Pelni telah memberikan pelayanan terbaik dan sehingga transportasi ini bisa menjadi pilihan unggulan warga hingga saat ini.

"Kami harap para penumpang tetap mengikuti peraturan sambil menunggu keputusan pemerintah kedepan terkait adanya regulasi aturan baru atau tidak," harapnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved