Kongres Masyarakat Adat

Peserta Kongres Masyarakat Adat Bawa Batu dan Tanah, Panitia: Mempererat Ikatan Budaya di Indonesia

Selama kongres pertama hingga kelima serta saat ini, tanah dan batu ini sebagai simbol kebersamaan dan wajib dibawa oleh para tamu dari masing-masing

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
BAWA BATU - Ketua Panitia Lokal Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI, Timothius Demetouw memberikan keterangan terkait batu dan tanah yang akan dibawa peserta Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI, Senin (22/8/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com,.Calvin Louis Erari 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Para peserta Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI (KMAN VI) di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua bakal membawa batu dan tanah dari masing-masing daerah, seperti halnya saat pencanangan ibu kota di Provinsi Kalimantan Timur beberapa waktu lalu.

Panitia Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI Gelar Koordinasi Bersama Media di Jayapura

Makna batu dan tanah yang dibawa para peserta Kongres Masyarakat Adat itu melambangkan mempererat ikatan budaya seluruh di Indonesia.

Ketua Panitia Lokal, Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI, Timotius Demetouw, mengatakan tanah dan batu yang dibawa oleh para tamu sudah menjadi budaya atau kewajiban bagi peserta Kongres Masyarakat Adat Nusantara. 

"Selama Kongres Masyarakat Adat baik itu dari yang pertama hingga kelima serta saat ini, tanah dan batu ini sebagai simbol kebersamaan dan wajib dibawa oleh para tamu dari masing-masing daerah,” terang.

Ini Harus Jadi Perhatian Panitia Kongres Masyarakat Adat di Kampung Ifar Besar

Menurutnya, batu dan tanah tersebut bakal diletakan di lokasi yang nantinya ditentukan oleh panitia lokal Kongres Masyarakat Adat Nusantara. 

"Persoalan tanah ini harus diputuskan Ondoafi, jadi soal lokasi belum kamu pustukan, dan masih membicarakan dengan Bupati sesuai petimbangan-pertimbangan yang ada," ujarnya. 

Sekadar diketahui, Kongres Masyarakat Adat Nusantara bakal digelar pada 24-30 Oktober 2022 mendatang. 

Rumah Baca Yoboi Jadi Satu di Antara Rumah Inap Tamu Kongres Masyarakat Adat Nusantara

Dalam pergelaran ini, bakal menghadirkan berbagai komunitas adat yang ada di Indonesia. 

Selain itu, pelaksanaan Kongres Masyarakat Adat juga bakal digelar sekaligus dengan berbagai kegiatan seperti Festival Danau Sentani, dan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-9 Kebangkitan Masyarakat Adat. (*) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved