Info Mimika

Akhirnya Tim SAR Timika Hentikan Pencarian Korban Jatuh di Perairan Puriri Mimika

Kami sudah melakukan pencarian selama 7 hari dan tidak ada tanda-tanda keberadaan korban. Kalau ada warga yang menemukan, segera info

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
OPERASI PENCARIAN - Tampak Tim SAR Mimika saat melakukan pencarian korban, Aladin yang jatuh dan hilang di Perairan Puriri Timika. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA- Pencarian Aladin (48), korban jatuh dan hilang saat perahu yang ditumpangi dihantam ombak di Perairan Puriri Mimika, resmi dihentikan oleh Tim SAR Timika, setelah tujuh hari melakukan pencarian. 

Tim SAR Mimika Terus Lakukan Pencarian Aladin, Korban Jatuh di Perairan Puriri Timika

Pencarian dihentikan sesuai standar operasi SAR dimana sebelumnya pencarian dilakukan di sekitaran perairan Puriri hingga menyusuri bibir pantai hingga ke Pulau Bidadari.

"Kami sudah melakukan pencarian selama 7 hari dan tidak ada tanda-tanda keberadaan korban,” terang Kasubsie Operasi SAR Timika, Charles Y Batlajery kepada Tribun-Papua.com, Selasa (23/8/2022).

Lebih lanjut dia berharap kepada masyarakat atau warga yang melintas di sekitar Perairan Puriri kalau melihat tanda keberadaan bisa menghungi SAR Timika agar korban bisa dievakuasi. 

Tim SAR Gabungan Tujuh Hari Cari Bocah Tenggelam di Pelabuhan Feri Timika Tak Temukan Apa-apa

Sekadar mengingat, pada Senin (15/8/2022) Aladin dan istrinya Waode Sahyati menggunakan longboat double engine 60 PK dan 40 PK memuat bahan makanan berangkat dari Timika tujuan Kampung Nakai, Pulau Tiga, Asmat.

Saat di perjalanan, tepatnya perairan Puriri long boat dihantam ombak hingga Aladin jatuh dan hilang. Beruntung saat kerjadian sang istri Aladin ibu Waode Sahyati selamat. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved