Info Merauke

Dua Kapal Nelayan Indonesia Masih Ditahan Kapal Patroli PNG

Sebanyak dua kapal nelayan ikan Indonesia asal Kabupaten Merauke, Provinsi Papua saat ini ditahan kapal patroli Papua Nugini (PNG) sejak penangkapan.

Penulis: Hidayatillah | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Hidayatillah
Jenazah Nakhoda KM Calvin 02 tiba di dermaga pelabuhan perikanan Kabupaten Merauke, Papua, Selasa (23/8/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hidayatillah

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Sebanyak dua kapal nelayan ikan Indonesia asal Kabupaten Merauke, Papua saat ini ditahan kapal patroli Papua Nugini (PNG) sejak penangkapan, Senin (22/8/2022).

"Dua kapal masih ditahan yaitu kapal Arsila 77 dan Baraka Paris," kata Wakil Bupati Merauke H Riduwan kepada wartawan, Selasa (23/8/2022).

Dia menjelaskan, laporan sementara diduga 3 kapal nelayan ikan Indonesia diantaranya KMN Arsila 77 dan KMN Baraka Paris masuk ke perairan PNG, Senin (22/8/2022).

Baca juga: Kronologi Penembakan Nakhoda KMN Calvin 02 di Perairan PNG, Wabup Merauke: Masih Indentifikasi!

Wabup menuturkan, saat kapal patroli PNG menangkap ke 3 kapal ikan Indonesia tersebut, 1 kapal yaitu KMN Calvin 02 berusaha lari yang akhirnya dikejar dan diberondong tembakan hingga menyebabkan Nakhoda meninggal.

"ABK 2 kapal yang ditahan, untuk detailnya kita belum peroleh laporan berapa orang. Kalau 1 kapal sekitar 9-10 orang ya 2 kapal 1 sekitar 18 orang lah," ungkapnya.

 

 

Wabup mengungkapkan, kondisi ABK dua kalal nelayan juga masih dikomunikasikan.

"Tadi Polres Merauke langsung laporan ke Polda Papua. Lagi disinkronkan dulu. Kalau ada data akhir, saya informasikan supaya tidak simpang siur," ujarnya.

Dia menambahkan, saksi-saksi yang sudah pulang ke Merauke mengantar jenazah Sugeng, Nakhoda KMN Calvin 02 juga telah diinterogasi pihak Polres Merauke melalui tim Inafis dan Polairud. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved