Festival Kasumasa

Mahasiswa UGM Gelar Festival Kasumasa, Tanda Perpisahan di Pulau Wundi Kabupaten Biak Numfor

Festival dibuka dengan pawai kebudayaan Tarian Yosim Pancar (Yospan) oleh Mama-mama Pulau Wundi yang diikuti barisan masyarakat

Penulis: Immanuel Borotoding | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua.com/Istimewa
FESTIVAL KASUMASA - Para mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta yang melaksanakan KKN di Kabupaten Biak foto bersama usai menggelar Festival Kasumasa yang menjadi rangkaian berkahirnya kegiatan KKN. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Immanuel Borotoding

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Sepwerti pepatah bilang, ada perjumpaan jugaada perpisahan. Dalam rangka mengakhiri masa pengabdian di Teluk Cenderawasih, Tim KKN PPM UGM Biak 2022 berkolaborasi dengan masyarakat setempat mempersembahkan Festival Kasumasa, akhir pekan tadi.

Eksplorasi Biak Numfor, KKN PPM UGM Ikut Wor Fan Nanggi: Upacara Kebudayaan Masyarakat Setempat

Acara ini digelar sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih Tim KKN PPM UGM Biak 2022 kepada masyarakat Pulau Wundi sembari mengucapkan salam perpisahan.

Persiapan acara ini memerlukan waktu sekitar seminggu. Mulai latihan tari persembahan, penyiapan panggung dan perlengkapan, hingga penyebaran undangan kepada pejabat daerah setempat.

Festival Kasumasa bersama masyarakat Pulau Wundi
Festival Kasumasa bersama masyarakat Pulau Wundi dan Tim KKN-PPM UGM Biak Elok. (Dok: KKN UGM)

Festival dibuka dengan pawai kebudayaan Tarian Yosim Pancar (Yospan) oleh Mama-mama Pulau Wundi yang diikuti barisan masyarakat dan mahasiswa KKN.

Geotagging KKN-PPM UGM: 9 Destinasi Wisata Wajib Dikunjungi Wisatawan di Biak Numfor

Adapun rute pawai kebudayaan ini dimulai dari halaman gereja GKI Betlehem Wundi menuju venue utama di Balai Kampung Wundi.

Yospan sendiri merupakan tarian tradisional yang berasal dari dua daerah Papua, salah satunya Biak.

Tarian ini juga kerap disebut sebagai tari pergaulan yang ditujukan sebagai bentuk persahabatan dan dibawakan oleh siapa saja, laki-laki dan perempuan, tua maupun muda.

Usai pawai kebudayaan, acara dilanjutkan dengan penyampaian kata sambutan oleh Bapak Adrian Mirino selaku Kepala Distrik Padaido.

Akademisi UGM : Pencegahan Stunting Bisa Dilakukan Sebelum Nikah

Dalam sambutannya, dia sangat mengapresiasi pengabdian Tim KKN PPM UGM Biak 2022 maupun Festival Kasumasa yang tengah berlangsung.

Tim KKN PPM UGM Biak 2022 memberikan kenang-kenangan
Tim KKN PPM UGM Biak 2022 memberikan kenang-kenangan berupa plakat secara simbolis kepada masyarakat Pulau Wundi yang diwakili Adrian Mirino seraya melangsungkan sesi dokumentasi foto bersama.
Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved