Papua Terkini

Bupati dan Wali Kota Diminta Fasilitasi UMKM Daftarkan HAKI

Yasonna H Laoly meminta wali kota di Tanah Papua untuk membantu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di daerahnya masing-masing.

Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H Laoly meminta Pemerintah daerah Kabupaten Kota, memfasilitasi UMKM daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, guna menjamin kepastian Hukum. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Kunjungan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H Laoly beberapa waktu lalu di Kota Jayapura berupaya untuk mendorong peningkatan pengelolaan kekayaan intelektual di Bumi Cenderawasih.

Satu di antaranya adalah meminta bupati dan wali kota di Tanah Papua untuk membantu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) setempat.

"Para bupati dan walikota kiranya membantu UMKM untuk mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) seluruh merek barang dagangannya, agar mendapatkan jaminan dan kepastian hukum dalam berdagang," kata Yasonna H Laoly, kepada awak media, beberapa waktu lalu di, sasana Krida, Kantor Gubernur Provinsi Papua.

Baca juga: Turut Andil Fasilitasi Pendaftaran HKI, Pemkot Jayapura Terima Penghargaan dari Kemenkumham RI

Menteri Yasonna menyampaikan, dengan adanya perlindungan hak kekayaan intelektual, para UMKM setempat diharapkan memiliki daya saing serta mampu memacu peningkatan kreativitas dan inovasi untuk pemulihan ekonomi nasional.

 

 

“Sebab dalam mempercepat kemajuan suatu negara, tidak cukup hanya bergantung pada kekayaan alam saja. Karena dunia mondern saat ini sangat tergantung pada inovasi dan kreatifitas,” ujarnya.

Diketahui, Pemilik UMKM Batik Phokouw Faa, Dominikus Yawa yang memamerkan produknya saat kunjungan Menkumham menyatakan telah mendaftarkan hak ciptanya untuk enam design grafis batik miliknya.

“Dimana desain batik ini berasal dari Biak, Boven Digoel, Merauke dan lainnya. Karena UMKM kami ini terdiri dari lulusan mahasiswa ISBI Papua yang berasal dari berbagai daerah," katanya.

la pun merasa bangga setelah hak cipta produknya itu terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM Papua. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved