Pemkab Jayapura

Dukung KMAN dan Cegah Stunting, Dinas Perikanan Jayapura Sebar 30 Ribu Benih Ikan dan 2,4 ton Pakan

Penyerahan 30 ribu ekor itu dipusatkan untuk kampung yang ada di Distrik Nimboran dan Namblong yang dikelola oleh 14 kelompok masyarakat.

Tribun-Papua.com/Istimewa
BENIH IKAN - Penyerahan benih ikan dan pakan di Distrik Nimbokrang Kabupaten Jayapura, Kamis (25/8/2022). 

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Dinas Perikanan Kabupaten Jayapura menyerahkan 30 ribu benih ikan dan 2,4 ton pakan untuk mendukung Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI.

Upaya ini juga dilakukan untuk pencegahan stunting.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Jayapura, Rudy Saragi, mengatakan penyerahan tersebut berlangsung di Wilayah Pembangunan III yaitu di Kampung Yaugsapa, Distrik Demta.

"Wilayah III kita totalnya sekitar 11 ribu lebih  benih dan pakan. Jadi ini sudah kedua kali distribusi."

Baca juga: Festival Danau Sentani Digelar pada Oktober di Kalkhote, Kadispar Jayapura Siapkan Hal Ini

"Hingga sekarang 56 ribu benih ikan yang sudah disebar," ujarnya melalui telepon seluler kepada Tribun-Papua.com, Kamis (25/8/2022).

Menurutnya, telah ada koordinator seksi konsumsi pada setiap lokasi sarasehan KMAN.

Adapun Koordinator Bidang Konsumsi, Akomodasi dan Penyambutan KMAN ke-VI Jayapura, dikomandoi Dorlince Mehue.

Saragi menuturkan, seksi konsumsi KMAN terdiri dari kaum perempuan di tiap kampung.

Mereka adalah ibu rumah tangga, komunitas perempuan, dan persekutuan wanita.

Di Distrik Ebungfauw, Waibu, dan Sentani Timur sejak bulan Juli lalu pihaknya telah menyerahkan benih dan juga pakan ikan.

Kegiatan reguler lainnya, kata Saragi, untuk pencegahan stunting yang dominan di Wilayah Pembangunan III dan IV.

Terkai upaya pencegahan stunting, pihaknya telah mendistribusikan ikan sejak dua tahun lalu.

Baca juga: Peserta Kongres Masyarakat Adat Bawa Batu dan Tanah, Panitia: Mempererat Ikatan Budaya di Indonesia

Penyerahan 30 ribu ekor itu, dipusatkan untuk kampung yang ada di Distrik Nimboran dan Namblong yang dikelola oleh 14 kelompok masyarakat.

Diketahui, Kementrian Kesehatan melalui SK bersama, memerintahkan setiap jajarannya, termasuk jajaran Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk menyiapkan ikan murah dan terjangkau oleh masyarakat.

"Kami coba 30 ribu benih juga untuk digunakan  untuk peningkatan ekonomi melalui penjualan ikan, berjalan sudah tiga bulan, ada 28 ribu benih mujair dan 44 ribu lele," tutupnya. (*)  

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved