Nelayan Merauke Ditembak Aparat PNG

Dubes RI Perjuangkan ABK Nelayan Merauke yang Ditahan PNG Segera Dipulangkan, Ini Identitasnya

13 ABK masih di PNG. Insya Allah segera dipulangkan. Dari Kedutaan Indonesia di PNG lagi bekerja maksimal

Penulis: Hidayatillah | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
PENJELASAN PERS - Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan didampingi Kasat Reskrim Polres Merauke AKP Najamuddin dan Kasat Polairud Polres Merauke AKP Okto Samosir saat dikonfirmasi wartawan terkait nasib ABK yang ditahan apparat PNG. Menurutnya Dubes RI sedang berjuang melakukan pembelaan, juga agar segera balik ke Indonesia. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hidayatillah

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Kedutaan Besar (Dubes) Republik Indonesia di Papua Nugini (PNG) sedang memperjuangkan sebanyak 13 Anak Buah Kapal (ABK) dari dua kapal nelayan asal Kabupaten Merauke, Provinsi Papua yang ditahan PNG segera dipulangkan ke Indonesia.

Nakhoda Kapal Nelayan Calvin 02 Ditembak di Kepala Tembus Pipi, 8 ABK Menjalani Perawatan: Trauma

Belasan ABK tersebut merupakan 7 ABK KMN Arsila 77 dan 6 ABK KMN Baraka Paris 21 yang ditahan aparat PNG diperairan Pulau Turi, PNG, Senin (22/8/2022) lalu.

"13 ABK masih di PNG. Insya Allah segera dipulangkan. Dari Kedutaan Indonesia di PNG lagi bekerja maksimal," kata Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Merauke, AKBP Sandi Sultan kepada Tribun-Papua.com, Minggu (28/8/2022) sore.

Lebih lanjut dia menjelaskan, Dubes Indonesia di PNG telah menyampaikan kepada pemilik kapal didampingi staf perbatasan dari Provinsi terkait kondisi ABK.

Penembakan Nakhoda KMN Calvin 02 di Perairan PNG, Ini Sikap Indonesia

13 ABK tersebut sekarang dalam keadaan sehat dan masih lengkap. Di antaranya, 7 ABK KMN Arsila 77 yaitu Syarif Casiman (32) warga Lampu Satu Merauke, Laode Darsan (40) warga Kampung Wogikel, Mess Mapuko Merauke, Riki Hemi Setiawan (38) warga Kampung Kuprik, Distrik Semangga, Merauke.

Farid Sasole (31) warga Seringgu, Merauke, Peli Puswakor (22) warga Jalan Ermasu Merauke, Joni (46) seorang koki yang merupakan Warga Probolinggo, Ceno Jelafui (28) warga Jalan Seringgu Merauke.

Pesan Haru Istri Korban Penembakan Tentara PNG kepada Sekda Papua, Ridwan Rumasukun

Sedangkan, 6 ABK KMN Baraka Paris yaitu Rohman (43) warga Pasuruan, Joni (51) warga Banjarnegara, Amin Nurul Mustofa (21) warga Jagebob Merauke.

Nuriadi (42) warga Jalan Ahmad Yani Probolinggo, Beni Wasel (26) warga Jalan Natuna Kabupaten Merauke, dan Fernando Tuwok (22) warga Jalan Kelapa Lima Merauke. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved