6 TNI Diduga Terlibat Kasus Mutilasi di Mimika, Jenderal Andika Perintahkan Danpuspomad Usut Tuntas

Dugaan keterlibatan 6 anggota TNI dalam kasus mutilasi warga sipil di Mimika, Papua, mendapatkan perhatian dari Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Tribunnews/Jeprima
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa - Dugaan keterlibatan enam anggota TNI dalam kasus pembunuhan dan mutilasi warga sipil di Mimika, Papua, mendapatkan perhatian dari Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Dugaan keterlibatan enam anggota TNI dalam kasus pembunuhan dan mutilasi warga sipil di Mimika, Papua, mendapatkan perhatian dari Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Kasus tersebut juga mendapatkan perhatian Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman.

Kedua jenderal itu memerintahkan kasus tersebut diusut tuntas.

Perintah tersebut ditujukan langsung kepada Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Danpuspomad) Letnan Jenderal Chandra W Sukotjo untuk mengawal kasus ini.

Baca juga: Kapendam Cenderawasih Benarkan Adanya Dugaan Keterlibatan 6 Oknum TNI dalam Kasus Mutilasi di Mimika

Danpuspomad Letjen TNI Chandra Warsenanto Sukotjo di Kantor Oditurat Militer Tinggi II Jakarta, Kamis (6/1/2022).
Danpuspomad Letjen TNI Chandra Warsenanto Sukotjo di Kantor Oditurat Militer Tinggi II Jakarta, Kamis (6/1/2022). (Tribunnews.com/istimewa)

“Panglima TNI dan KSAD memerintahkan Danpuspomad untuk mengusut tuntas kasus ini,” kata Chandra saat dikonfirmasi, Senin (29/8/2022).

Chandra mengatakan, Polisi Militer Kodam XVII/Cendrawasih sejauh ini telah melaksanakan proses hukum terhadap prajurit yang diduga terlibat.

Sementara itu, para pelaku lainnya yang berlatar belakang sipil ditangani oleh pihak kepolisian.

“Puspomad telah mengirimkan tim penyidik untuk membantu Pomdam,” kata dia.

Baca juga: Kasus Mutilasi di Mimika Diduga Libatkan Oknum TNI, Korban Datangi Pelaku untuk Beli Senjata

Polda Papua tengah melakukan penyelidikan atas temuan dua jenazah korban mutilasi yang ditemukan di Kampung Pigapu, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua, Sabtu (27/8/2022).

Direskrimum Polda Papua Kombes Faizal Ramadhani menyebutkan, para pelaku berjumlah sembilan orang. Sebanyak enam di antaranya adalah oknum anggota TNI.

Adapun korban berjumlah empat orang. Kepada korban, para pelaku berpura-pura ingin menjual senjata api.

Para korban yang diyakini berjumlah empat orang kemudian tertarik dan mendatangi para pelaku dengan membawa uang Rp 250 juta.

"Keempat korban dipancing oleh pelaku untuk membeli senjata jenis AK 47 dan FN seharga Rp 250 juta," ujar Faizal melalui pesan singkat, Minggu (28/8/2022).

Faizal mengatakan, pada 22 Agustus 2022 sekitar pukul 21.50 WIT, di SP 1, Distrik Mimika Baru, para pelaku bertemu dengan korban dan membunuh mereka.

Baca juga: Kasus Mutilasi di Timika Diduga Dilakukan 6 Oknum TNI, Mabes Angkatan Darat Bereaksi Keras

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved