Info Jayapura

GARAP Ajak Pemuda Papua Tangkap Peluang Bisnis di Bumi Cenderawasih

Kami berdiri sejak 2018. Dan saat ini didukung oleh ekonomi hijau, dimana kami membuat pelatihan terkait bisnis di Papua

Tribun-Papua
MENANGKAP PELUANG - Ketua Gabungan Wirausaha Muda Papua (Garap) Ruth Penina Somisu mengajak seluruh pemudan papua untuk mampu tangkap peluang bisnis di bumi cenderawasih. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Melihat peluang bisnis yang begitu besar dan belum tergarap secara maksimal di Bumi Cenderawasih, membuat Gabungan Wirausaha Muda Papua (GARAP) mengajak para pemuda di Tanah Papua untuk menangkap peluang tersebut sebagai lapangan usaha.

Kisah Yafeth Wetipo, Tinggalkan Profesi Dosen dan Sukses jadi Pengusaha Kopi Papua

Ajakan tersebut digelar melalui pelatihan bisnis bagi pemuda dan Mahasiswa se-Kota Jayapura di Isasai Cafe dan Resto, Expo Waena, Kota Jayapura, Senin (29/8/2022). Puluhan pemuda dan mahasiswa ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Ketua Gabungan Wirausaha Muda Papua (GARAP), Ruth Penina Somisu mengatakan, tujuan digelarnya pelatihan untuk membuka wawasan pemuda Papua dalam menangkap peluang dan membaca situasi di dunia bisnis.

Kunjungi Pengusaha Cokelat di Jayapura, Whatsapp Bisnis Dukung Digitalisasi 30 Juta UMKM hingga 2024

"Kami berdiri sejak 2018. Dan saat ini didukung oleh ekonomi hijau, dimana kami membuat pelatihan terkait bisnis di Papua," kata Ruth kepada Tribun-Papua.com, Senin (29/8/2022)

Lebih lanjut Ruth menjelaskan, pelatihan ini targetnya khusus untuk pemuda-pemudi Papua dalam pembedayaan, sekaligus memberi pembekalan untuk melakukan usaha.

"Kita buka pemikiran mereka, untuk bagaimana menangkap peluang bisnis tersebut," katanya.

Menurut Ruth, pelatihan kali ini kurang lebih 30 orang yang terlibat, dari kalangan mahasiswa dan pemuda.

Kisah Serra Esterlin Ohee, Lestarikan Seni Lukis Kulit Kayu Sentani dan Jadi Pengusaha Muda Papua

"Jadi untuk pelatihan ini, yang hadir ada dari Mahasiswa Uncen, USTJ, dan juga teman-teman di Garap," ucapnya.

Ia berharap, melalui pelatihan kiranya peserta mampu merubah paradigma berpikir dan bisa menyiapkan diri jadi Wirausaha.

"Pengetahuan informal diluar Pendidikan kampus sangatlah penting. Kiranya melalui pelatihan seperti ini, kedepan bisa menyelesaikan masalah ekonomi di Papua dengan berwirausaha," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved