Kunker Presiden Jokowi di Papua

Jokowi Teriak di Stadion Lukas Enembe: 'Papua Terlalu Luas untuk 2 Provinsi'

Jokowi menegaskan, kebijakan DOB berawal dari aspirasi masyarakat Papua yang ia terima secara langsung.

Tribun-Papua.com/Putri Nurjannah Kurita
Mama Rosalina Sasarai saat menerima bonus dari Presiden Jokowi Widodo di Pasar Doyo Baru (Dobar), Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Papua. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menyoroti kebijakan pembentukan tiga Daerah Otonomi Baru (DOB) atau pemekaran wilayah di tanah Papua.

Dalam kunjungannya ke Jayapura, Rabu (431/8/2022), Jokowi menjelaskan tentang kebijakan pemerintah tersebut.

Jokowi menegaskan, kebijakan DOB berawal dari aspirasi masyarakat Papua yang ia terima secara langsung.

Baca juga: Jokowi Ajak Anak Papua Main Bola di Stadion Lukas Enembe: Tagih Janji Freeport Kembangkan Olahraga

"Saya sendiri mendengar permintaan dari bawah, saya ke Merauke minta, saya ke Pegunungan Tengah kelompok-kelompok masyarakat datang terus minta, itu dari tujuh tahun yang lalu," ujarnya di Stadion Lukas Enembe.

Menurutnya, pembentukan Provinsi Papua Tengah, Papua Selatan dan Papua Pegunungan yang seluruhnya berasal dari Provinsi Papua, sangat diperlukan karena terjadi ketimpangan pembangunan.

Selain itu, dari sisi pelayanan banyak masyarakat di pelosok yang kesulitan mengakses pemerintahan.

"Ini untuk pemerataan pembangunan. Tanah Papua ini terlalu luas kalau hanya dua provinsi. Untuk memudahkan jangkauan pelayanan itulah di bangun daerah-daerah ekonomi baru," kata dia.

Mengenai adanya berbagai reaksi, baik yang mendukung maupun menolak, Presiden menganggap sebagai hal wajar.

Sebab, setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat. "Kalau ada pro dan kontra, itulah namanya demokrasi," kata Presiden.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo beserta istrinya Iriana Joko Widodo tiba di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (30/8/2022) malam sekitar pukul 19.10 WIT.

LAUNCHING - Presiden Joko Widodo bersama mantan pemain sepakbola Timnas Indonesia Rully Nere saat meresmikan Papua Football Academy (PFA) di Jayapura, Rabu (31/8/2022).(dok.Sekretariat Presiden)
LAUNCHING - Presiden Joko Widodo bersama mantan pemain sepakbola Timnas Indonesia Rully Nere saat meresmikan Papua Football Academy (PFA) di Jayapura, Rabu (31/8/2022).(dok.Sekretariat Presiden) (Tribun-Papua.com/Istimewa)

Menggunakan pesawat kepresidenan, Presiden diagendakan melakukan beberapa kegiatan pada Rabu (31/8/2022).

Baca juga: Jokowi Resmikan Papua Football Academy, Puji Legenda Sepak Bola Rully Nere: Iriana Juga Nge-fans

"Kedatangan Presiden RI beserta rombongan dalam rangka melaksanakan kunjungan kerja yakni peluncuran Papua Football Academy (PFA), penyerahan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku UMKM dan perseorangan, Peninjauan Rumah Sehat di Doyo dan Pembagian BLT (Bantuan Langsung Tunai) di Kantor Pos Jayapura," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal, melalui keterangan tertulis, Rabu.

Rabu pagi, Presiden telah meresmikan Papua Football Academy (PFA) yang didirikan PT Freeport Indonesia (PTFI) di Stadion Utama Lukas Enembe. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Presiden Jokowi: Tanah Papua Terlalu Luas kalau Hanya untuk 2 Provinsi",

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved