Pemilu 2024

Lengserkan Anies dan Ganjar, Eks Pangkostrad Mantap Jadi Penerus Tahta Presiden Jokowi

Eks Pangkostrad mantap jadi penerus tahta Presiden Jokowi, lengserkan Anies dan Ganjar Pranowo. Ini Sosoknya

Capture YouTube Najwa Shihab
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Diketahui, lengserkan Anies dan Ganjar, Eks Pangkostrad mantap jadi penerus tahta Presiden Jokowi. Ini sosoknya. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Jelang Pilpres 2024, sejumlah kandidat calon presiden (capres) gencar meningkatkan elektabilitasnya.

Demikian pula bagi Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Eks Pangkostrad mantap jadi penerus tahta Presiden Jokowi, lengserkan Anies dan Ganjar Pranowo.

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto menjadi kandidat kuat capres di 2024 mendatang.

Baca juga: Geser Ganjar, NasDem Jodohkan Anak Presiden dengan Eks Mendikbud, PDIP Beri Pesan Menohok!

Berdasarkan Indonesia Survey Center (ISC), Prabowo Subianto paling banyak diketahui publik mau maju sebagai calon presiden 2024, dengan total suara 94,5 persen responden.

“Kedua ada Ganjar Pranowo (89,1 persen) dan Anies Baswedan (88,3 persen)," ujar Peneliti Senior ISC, Chairul Ansari dalam pemaparan hasil survei, Senin (29/8/2022).

Selain ketiga tokoh tersebut, terdapat nama lain diantaranya yakni Airlangga Hartarto (87,7 persen), Ridwan Kamil (86,1 persen), Muhaimin Iskandar (84,2 persen), Sandiaga Uno (80,8 persen), Erick Thohir (80,2 persen), Puan Maharani (79,2 persen) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (77,2 persen).

Sementara terkait elektabilitas tokoh, Prabowo Subianto masih menempati posisi teratas sebanyak 30,4 persen, Ganjar Pranowo 19,1 persen dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 13 persen.

Baca juga: Dulu Lengserkan Ahok – Djarot, Kini Menteri Terkaya Jokowi Jadi Capres PAN, Didukung Ulama

Chairul mengatakan dukungan terhadap Prabowo menunjukkan kecenderungan kepercayaan publik semakin membesar untuk menjadi pengganti Presiden Jokowi.

“Sementara Ganjar dan Anies masih stagnan di bawah angka 20 persen, karena ketiadaan kepastian dukungan dari partai politik,” ujar Chairul.

Adapun saat ditanya, alasan publik memilih Prabowo, karena dianggap memiliki kemampuan dalam memecahkan masalah-masalah yang tengah dihadapi Indonesia, di antaranya masalah keamanan nasional dan krisis pangan yang tengah mengintai dunia.

Sementara itu alasan publik yang memilih Ganjar karena kepala daerah yang memang menjadi basis utama dukungan elektabilitasnya.

Baca juga: Geser Parpol Lain, Bos Golkar Merauke Target Menangkan Pemilu 2024 di Papua Selatan

Dia memyebut, jika parpol yang dipilihnya mengusung Ganjar maka pemilih parpol akan memilihnya.

“Artinya dukungan sebagian publik kepada Ganjar kecenderungannya masih labil, spekulatif dan rentan tergerus,” ujarnya.

Sementara itu, kecenderungan terbesar alasan memilih Anies adalah karena kapabilitasnya dalam memecahkan masalah yang ditunjukkan selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Selain itu juga karena program kerjanya, karena kesamaan agama, rekam jejak yang bagus, dan lainnya.

Adapun survei yang dilaksanakan pada 9-19 Agustus 2022 ini menggunakan teknik pencuplikan sampel multistage random sampling varian area random sampling.

Sampel yang dicuplik adalah penduduk yang berusia minimal 17 tahun keatas dan atau yang sudah pernah menikah sebanyak 1520 responden dengan Margin of Error ± 2,5 persen dan Confidence Interval 95 persen.

Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung dengan bantuan kuesioner. Hasil survei yang didapat adalah hasil pada saat survei dilakukan. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved