Palang SMPN 1 Sentani Dibuka

Akhirnya Palang SMPN 1 Sentani Dibuka, Sekda Hana Hikoyabi: Senin Besok Siswa Bisa Sekolah 

Mereka berkomitmen untuk membersihkan sekolah ini, tetapi yang pastinya supaya hari Senin (5/9/202) besok anak-anak sudah bisa kembali belajar

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
DIBUKA LAGI – Suasana dan kondisi SMP Negeri 1 Sentani yang sebelumnya dipalang pemilik ulayat, Jumat (2/9/2022) sudah dibuka lagi. Rencananya, SEnin (5/9/2022) para siswa dan guru bisa melakukan kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut. 

Laporan wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Kabar gembira bagi orangtua dan siswa SMPN 1 Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. Mulai Senin (5/9/2022) para guru dan siswa bisa melakukan kegiatan belajar mengajar di sekolah itu, menyusul aksi pemalangan sudah dibuka, Jumat (2/9/2022).

Penegasan dibukanya kembali sekolah tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayapura, Hana Hikoyabi, Jumat (2/9/2022). Menurutnya, masyarakat adat juga berkomitmen melakukan bersih-bersih pembersihan SMPN 1 Sentani tersebut agar bisa secepatnya digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. 

Sikapi Arahan Presiden Jokowi, Danrem 172 PWY Turun Tangan Atasi Persoalan Tanah SMPN 1 Sentani

"Mereka berkomitmen untuk membersihkan sekolah ini, tetapi yang pastinya supaya hari Senin (5/9/202) besok anak-anak sudah bisa kembali belajar," ujarnya. 

Sekadar mengingat, peristiwa itu sempat menyedot perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sedang melakukan kunjungan kerja di Papua. Saat itu, para siswa dan orangtua unjukrasa terkait nasib sekolahan tersebut yang dipalang masyarakat.

Mereka sambil membawa pamflet, orangtua dan siswa SMP Negeri 1 Sentani meminta pertolongan Presiden, sebab mereka mengalami nasib tidak jelas perihal belajar.

Tiga perwakilan orangtua siswa menyampaikan, pemilik ulayat kembali menuntut pembayaran setelah Pemerintah Kabupaten Jayapura dinyatakan kalah di tingkat pengadilan atas kasus sengketa lahan itu. 

Akhirnya, Presiden Jokowi meminta Pemkab Jayapura dan pejabat terkait secepatnya menyelesaikan persoalan itu agar para siswa bisa sekolah lagi.

Dari pantau Tribun-Papua.com, palang tersebut dibuka pukul 09.00 WIT. Pembukaan palang itu dipimpin masyarakat adat dMarga Ondi dan Yokhu serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayapura, Hana Hikoyabi. 

Sikapi Arahan Presiden Jokowi, Danrem 172 PWY Turun Tangan Atasi Persoalan Tanah SMPN 1 Sentani

Ditemui di sela-sela pelepasan palang tersebut, Hana Hikoyabi mengatakan, hal itu murni inisiatif masyarakat adat setelah pihaknya melakukan komunikasi melalui Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw bersama masyarakat adat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved