Papua Terkini

Sikapi Arahan Presiden Jokowi, Danrem 172 PWY Turun Tangan Atasi Persoalan Tanah SMPN 1 Sentani

Persoalan tanah SMP Negeri 1 Sentani sudah diketahui oleh Presiden Jokowi dan harus disikapi dengan cepat.

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Calvin Erari
Danrem 172/PWY Brigjen JO Sembiring mengatakan, pihaknya bersama Polres Jayapura dan Pemkab Jayapura bakal bertemu pemilik hak ulayat untuk membicarakan penyelesaian persoalan tanah SMP Negeri 1 Sentani. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Sikapi arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), atas persoalan tanah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Danrem 172 PWY JO Sembiring langsung bertemu Kapolres Jayapura serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura untuk membicarakan persoalan tersebut, Kamis (1/8/2022).

Danrem 172 PWY JO Sembiring mengatakan, atas hasil pertemuan tersebut semua pihak baik Korem 172/PWY, Polres Jayapura, dan Pemkab Jayapura tengah menyepakati bakal melakukan pertemuan dengan pemilik hak ulayat untuk membicarakan agar sekolah tersebut dapat difungsikan kembali.

Baca juga: Adang Presiden Jokowi, Siswa: Tolong Bantu Selesaikan Pembayaran Tanah Sekolah Kami!

"Saya imbau kepada pemilik hak ulayat nantinya bisa bertemu dengan kami, dan kami jadwalkan pada hari Selasa akan melakukan pertemuan dengan mereka setelah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menghitung semua pembayaran hak ulayat tersebut," kata Danrem JO Sembiring kepada Tribun-Papua.com, di Sentani.

 

 

Dia mengatakan, Pemkab Jayapura sudah sangat siap untuk melakukan proses pertemuan nanti.

Dikatakannya, langkah tersebut dilakukan agar para murid bisa melakukan aktivitas belajar kembali, sebab menurutnya cukup Karena sayang, saya dengar sejak bulan desember sudah tidak difungsikan.

Baca juga: Ini yang Dilakukan Presiden Jokowi Sport Hall PT Freeport Indonesia

Sebab persoalan tanah SMP Negeri 1 Sentani sudah diketahui oleh Presiden Jokowi dan harus disikapi dengan cepat.

"Kemarin juga bapak bupati sendiri sudah bertemu dengan presiden di rumah makan Tomorokai dan saya yakin ada beberapa arahan khusus yang diberikan, maka itu kami TNI dan Polri sifatnya mendukung untuk mempercepat persoalan ini," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved