Tribun Militer

Warga Mappi Tewas di Tangan TNI, Anggota DPR Papua Layangkan Ultimatum: Begini Kronologinya

Hendaknya setiap tindakan pelanggaran pidana yang dilakukan warga sipil diserahkan ke pihak kepolisian, selaku pemilik wewenang.

Tribun-Papua.com/Hidayatillah
Wakil Ketua Komisi I DPR Papua bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan HAM, Paskalis Letsoin. 

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Wakil Ketua Komisi I DPR Papua, Paskalis Letsoin mengutuk keras oknum prajurit TNI AD Yonif 600/Modang yang diduga terlibat penganiayaan terhadap tiga warga Kampung Memenu, Distrik Edera, Kabupaten Mappi, Papua.

Legislator Papua yang membidangi Pemerintahan, Politik, Hukum dan HAM itu mengatakan, penganiayaan yang melibatkan TNI itu berbuntut tewasnya seorang warga inisial BK di Pos Bade Satgas Yonif 600/Modang.

Peristiwa itu berlangsung pada Selasa (30/8/2022).

Sementara, seorang lainnya inisial NK mengalami luka-luka. Saat ini NK dirawat dirumahnya di Kampung Memenu.

Baca juga: Uskup Agung Merauke Kecam Oknum TNI AD yang Diduga Aniaya Warga Edera Mappi Papua

Selain itu, warga inisial BY mengaku dipukul oleh oknum anggota TNI penugasan di Pos Bade. 

paskalis Letsoin mengatakan hal ini berdasarkan informasi ini diterimanya dari keluarga korban.

“Prajurit TNI mestinya menjalankan tugas pokok dan fungsinya. Stop tindakan-tindakan yang mencoreng institusi dan mengorbankan masyarakat Papua,” katanya kepada Tribun-Papua.com, di Merauke,  Jumat (2/9/2022). 

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR Papua, itu berujar, hendaknya setiap tindakan pelanggaran pidana yang dilakukan warga sipil diserahkan ke pihak kepolisian, selaku pemilik wewenang.

"Yang bukan menjadi urusan tentara, jangan kemudian memaksakan untuk diurus. Serahkan kepada polisi dalam hal adanya pelanggaran tindak pidana,” ujarnya.

Dia meminta petinggi TNI untuk memecat oknum prajurit TNI yang melakukan tindakan dugaan penganiayaan hingga mengakibatkan warga Edera meninggal dunia dan luka-luka.

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved