Tribun Militer

Warga Mappi Tewas di Tangan TNI, Anggota DPR Papua Layangkan Ultimatum: Begini Kronologinya

Hendaknya setiap tindakan pelanggaran pidana yang dilakukan warga sipil diserahkan ke pihak kepolisian, selaku pemilik wewenang.

Tribun-Papua.com/Hidayatillah
Wakil Ketua Komisi I DPR Papua bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan HAM, Paskalis Letsoin. 

menurutnya, sebelum terjadi dugaan penganiayaan oleh oknum anggota TNI sempat cekcok mulut dengan seorang perempuan atas nama Aurelia pada Senin (29/08/2022). 

Usai cekcok antara BK dan NK, seoknya Aurelia melapor ke pos TNI yang berjarak kurang lebih 1 kilometer.

Dari laporan itu, anggota TNI langsung melakukan jemput paksa terhadap NK dan BK.

Akibat insiden tersebut, Ketua Suku Auyu Laut Mappi menolak adanya kehadiran satuan tugas di wilayah Distrik Edera dan sekitarnya. 

Baca juga: Danrem Reza: Oknum TNI yang Diduga Aniaya Warga Edera Mappi Papua Dihukum Berat

Sementara itu, Ketua Dewan Adat Suku Auyu Mappi, Fridus Ikamtahai menyatakan menerima otonomi khusus jilid II dengan catatan.

"Kami menerima Otsus Jikid II dengan catatan bahwa anak-anak Auyu harus menjadi PNS, POLRI, TNI di daerah ini."

"Tidak boleh intimidasi atau tindakan-tindakan kekerasan oleh aparat yg berwajib di wilayah suku Auyu Digoel," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved