Pemilu 2024

Berbahaya, Sosok Ini Diusung Barisan Jokowi Lengserkan Maruf Amin: Calon Wapres Pilihan Rakyat!

Sosok gubernur muda diusung pendukung garis keras Presiden Jokowi untuk menggeser Wakil Presiden Maruf Amin pada Pemilu 2024. Berbahaya!

(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)
Capres petahanan Joko Widodo saat mendatangi kediaman cawapresnya Kiai Haji Maruf Amin di Jl. Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2019) malam. Pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Jokowi-Maruf akan menyampaikan pidato terkait hasil sidang sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) di Bandara Halim Perdanakusuma. 

Di belakangnya, Airlangga Hartarto mengejar dengan raihan 758 suara atau 13,25 persen, dan Erick Thohir yang memperoleh 733 suara atau 12,81 persen.

Nama lain yang juga muncul dalam pemilihan ini adalah Anies Baswedan, Puan Maharani, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Arsjad Rasjid.

Ketua Dewan Pengarah Musyawarah Rakyat (Musra) Indonesia, Andi Gani Nena Wea mengatakan, basis dukungan untuk Ridwan Kamil sangat kuat di Jabar.

Dia pun mengaku telah melaporkan hasil Musra Indonesia pertama ini kepada Presiden Jokowi. Andi menjelaskan, Musra Indonesia melibatkan masyarakat dari berbagai bidang, seperti akademisi, petani, nelayan, dan lainnya.

Baca juga: Prabowo dan Pendukung Keras Jokowi Bertemu, Beralih Dukungan Duet dengan Puan?

Nantinya, acara ini akan digelar di berbagai kota lainnya hingga memunculkan satu nama capres dan cawapres terfavorit.

Baca juga: Bukan Puan, Sosok Ini Mantap Lengserkan Prabowo: Bikin Megawati Pusing, Berbahaya bagi PDIP?

"Nanti Desember (2022) di Solo, kemudian sampai Papua. Nanti, akan muncul satu nama capres dan cawapres dan disampaikan ke Pak Jokowi Maret 2023," pungkasnya, dikutip dari TribunJabar.id, Rabu (31/8/2022).

Lebih Populer

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai, Ridwan Kamil memiliki kepopuleran sehingga namanya muncul menjadi calon wakil presiden yang diinginkan rakyat dalam poling Musyawarah Rakyat (Musra) relawan Jokowi.

Apalagi, Musra itu digelar di Jawa Barat, yang merupakan wilayah "kekuasaan" Ridwan Kamil.

"Secara politik RK menarik karena masuk jajaran tokoh populer saat ini, sekaligus dianggap berhasil mendekati kelompok pemilih muda yang cenderung berkumpul di media sosial," kata Dedi saat dihubungi Kompas.com, Kamis (1/9/2022).

"Jadi, bukan soal prestasi kerja atau hal lain kaitan kepemimpinan. Terlebih Musra itu di Jawa Barat, tentu RK menjadi salah satu yang mengemuka," tambah dia.

Dia menilai, Ridwan Kamil direkomendasikan jadi capres karena dia tidak memiliki akses ke pengambil keputusan di elite partai. 

"Selain itu, partai politik dominan sudah miliki capresnya masing-masing, PDI Perjuangan dengan Puan Maharani, Gerindra ada Prabowo, Golkar ada Airlangga, dan lainnya," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved