Mutilasi di Mimika

BREAKING NEWS: Rekonstruksi Kasus Mutilasi Warga Nduga di Mimika Papua, 250 Personel TNI-Polri Siaga

Diketahui, rekontruksi ini menghadirkan langsung para tersangka sipil berinisial APL alias Jeck, DU, R, dan RMH.

Tribun-Papua.com/ Marcel
Tampak susanan rekontruksi kasus mutilasi empat warga Nduga di Jalan Budi Utomo Timika, Mimika, Papua, Sabtu (3/9/2022). 

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA – Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra, mengatakan, sebanyak 250 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan mengawal rekonstruksi kasus mutilasi 4 warga Nduga di Mimika Papua.

“Personel terlibat di antaranya dari Denpom Timika, Den B Brimob Polda Papua, dan Polres Mimika,” kata Putra kepada Tribun-Papua.com, Sabtu (3/9/2022).

Diketahui, rekontruksi ini menghadirkan langsung para tersangka sipil berinisial APL alias Jeck, DU, R, dan RMH.

Sedangkan tersangka oknum anggota TNI yakni Mayor Inf HF, Kapten Inf DK, Praka PR, Pratu Ras, Pratu PC, dan Pratu R.

Baca juga: Rekontruksi Kasus Mutilasi 4 Warga Nduga oleh Oknum TNI Digelar di Tiga TKP, Ini Lokasinya!

Rekonstruksi sendiri dilakukan di 6 titik berbeda, dari Jalan Budi Utomo hingga sisanya di pinggiran Kota Timika, di mana jasad korban mutilasi dibuang.

Adapun lokasi rekontruksi dilakukan di gudang milik tersangka APL alias jack di Nawaripi.

Lokasi kedua di lahan kosong di Jalan Budi Utomo Ujung sekaligus tempat pembunuham korban Leman Nirigi dan Irian Nirigi serta satu korban yang belum diketahui identitasnya.

Lokasi ketiga juga di Jalan Budi Utomo tak jauh dari lahan kosong disitu Arnold Lokbere dibunuh.

Lokasi keempat di Sungai Kampung Pigapu, Distrik Iwaka Kabupaten Mimika tempat para tersangka memutilasi para korban.

Kelima jembatan yang juga berada area Sungai Kampung Pigapu, Distrik Iwaka, tempat jasad para korban dimasukkan kedalam karung lalu dibuang ke sungai.

Rekontruksi kasus mutilasi yang mengakibatkan empat warga Kabupaten Nduga dilakukan di tiga tempat kejadian perkara (TKP).
Rekontruksi kasus mutilasi yang mengakibatkan empat warga Kabupaten Nduga dilakukan di tiga tempat kejadian perkara (TKP). (Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela)

Kemudian keenam, jalan masuk Galian C, Kali Iwaka, tempat dimana tersangka menghilangkan barang bukti seperti membakar mobil Toyota Calya.

"Kalau jumlah adegan rekontruksi belum dipastikan. Nanti usai pelakasaan rekonstruksi baru dirilis," pungkas Kapolres. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved