Nasional

Fadel Muhammad Dilengserkan, Fordekiis Menduga Ada Maladministrasi: Sarat Konflik Kepentingan!

Fordekiis menduga ada maladministrasi Fadel Muhammad dilengserkan dari kursi Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

istimewa
Senator asal Gorontalo, Fadel Muhammad. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Senator asal Gorontalo, Fadel Muhammad dilengserkan dari kursi Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

Merespon hal itu, Ketua Forum Dekan Ilmu-ilmu Sosial Perguruan Tinggi Negeri Se-Indonesia (Fordekiis), Andy Fefta Wijaya, menduga ada maladministrasi dalam proses pemecatan terhadap Fadel Muhammad.

Menurut dia, pemecatan itu tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

"Artinya tindakan pencopotan tersebut menyalahi tata kelola administrasi," kata Andy kepada wartawan, Kamis (1/9/2022).

Baca juga: Eks Gubernur Gorontalo Dilengserkan dari Kursi Pimpinan MPR, Teriak: Inkonstitusional!

Tak ayal, Andy menilai tindakan Fadel Muhammad melaporkan pemecatannya dari kursi pimpinan MPR RI ke Bareskrim Polri sudah tepat.

Pasalnya, Fadel Muhammad adalah pimpinan MPR yang dilantik secara sah dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

"Dalam hal ini marwah institusi MPR RI yang dikedepankan bukan hanya kepentingan pribadi. Beliau diangkat secara resmi menjadi Wakil Ketua MPR dalam periode 2019-2024 melalui proses yang diatur secara legal dalam regulasi," katanya.

Andy mengungkapkan, ada dua unsur terjadinya maladministrasi dalam pencopotan Fadel dari kursi pimpinan MPR.

"Pertama, tidak ada prosedur administrasi yang dibuat dan disepakati. Kedua, sudah ada prosedur administrasi yang dibuat secara mendadak dan sepihak untuk mewujudkan kepentingan tertentu," kata dia.

Baca juga: Anies Baswedan Segera Dilengserkan dari Kursi Gubernur, Pemprov DKI Jakarta Angkat Suara

Karena itu, Andy mengatakan polemik yang dialami Fadel sangat mencoreng nama maupun marwah kelembagaan MPR.

"Tindakan sewenang-wenang dalam hal ini menodai MPR RI sebagai salah satu lembaga tinggi negara," ujarnya.

Padahal, menurut Andy, seharusnya Badan Kehormatan MPR dapat melakukan panggilan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencopotan Fadel Muhammad.

Hal itu dilakukan agar polemik menemui titik terang.

"Memanggil pihak-pihak yang menjadi sengketa ini terjadi dan dapat segera menyelesaikannya," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved