Tribun Militer

Sepuluh Bulan di Merauke, Satgas Yonif 123/Rajawali Pamit Masyarakat Perbatasan RI-PNG

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123/Rajawali pamit kepada masyarakat perbatasan pascatugas 10 bulan lamanya.

Tribun-Papua.com/ Ida
Suasana keakraban Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123/Rajawali saat bergandeng tangan dan menyalakan api unggun bersama masyarakat perbatasan RI-PNG Kampung Sipias, Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, Papua saat pamitan, Sabtu (3/9/2022) malam. 

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Sukses selama sepuluh bulan bertugas di Kabupaten Merauke, Papua, kini Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia dengan Papua Nugini (RI-PNG) Yonif 123/Rajawali pamit kepada masyarakat perbatasan RI-PNG.

Salah satunya dengan menghelat acara syukuran dan panggung hiburan untuk masyarakat Kampung Sipias, Distrik Eligobel, Kabupaten Merauke, Papua, Sabtu (3/9/2022) malam.

"Ini sebagai ucapan syukur kami, sudah 10 bulan bertugas melakukan pengamanan di wilayah perbatasan RI-PNG. Semua berjalan dengan baik. Kami pamit kepada seluruh masyarakat jelang purna tugas," tutur Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123/RW Letkol Inf Goklas P Silaban.

“Saya bersama seluruh prajurit Rajawali mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat perbatasan, sudah menerima kami dengan baik disini. Mohon maaf apabila sikap maupun perkataan kami terdapat kesalahan,” ungkapnya.

Letkol Inf Goklas P Silaban mengakui, keberhasilan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123/RW tak akan terwujud tanpa ada kerjasama dan sinergitas yang baik antara TNI, Pemerintah, masyarakat setempat dan instansi terkait di wilayah perbatasan.

Baca juga: Danrem 172/PYW Apresiasi Personel Satgas Pamtas Yang Temukan Ladang Ganja 5 Hektare

Dikesempatan yang sama, Kepala Kampung Sipias Imam menyampaikan terima kasih kepada Satgas Pamtas Yonif 123/Rajawali yang sudah banyak membantu masyarakat.

Menurutnya, perhatian Satgas Yonif 123/Rajawali sangat luarbiasa mulai dari memberikan pengobatan gratis, gotong-royong, aktif membantu dan berkontribusi besar dalam kegiatan keagamaan.

“Banyak sekali yang sudah satgas Yonif 123/Rajawali lakukan untuk kami. Tidak bisa kami sebutkan satu persatu. Terima kasih setingi-tingginya kepada Dansatgas beserta prajurit Rajawali atas kerjasama pengabdiannya di perbatasan tanah Papua ini," lugasnya.

Imam mewakili masyarakat Sipias mendoakan kesuksesan dan kelancaran Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123/Rajawali dalam keberangkatan pulang.

"Selamat sampai tujuan dan kembali bertemu keluarga tercinta,” ucap Kepala Kampung.

Baca juga: Satgas Yonif 123/Rajawali Bangun Sumur Bor untuk Gereja di Perbatasan RI-PNG

Suasana penuh keakraban antara Satgas bersama masyarakat pun semakin mengharu biru.

Diwarnai acara menyalakan api unggun dengan membuat lingkaran sebagai simbol kebersamaan dan keakraban yang telah terjalin sangat baik selama ini.

Dansatgas pun memberikan piagam penghargaan kepada aparat pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga setempat atas kontribusi kerjasama yang terjalin selama Yonis 123/Rajawali penugasan di Papua, ujung timur Indonesia. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved