Kopi Papua

KOPI PAPUA Belum Mampu Diproduksi Berkelanjutan, Samuel Siriwa Ungkap Kendalanya

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Papua, Samuel Siriwa, mengakui bahwa saat ini Papua belum mampu memproduksi kopi secara berkelanjutan.

Istimewa
ILUSTRASI - Petani Kopi asal Kabupaten Lanny Jaya, Moses Yigibalom, terlihat sedang beraktivitas di kebun kopi. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Provinsi Papua merupakan daerah produsen kopi di Indonesia yang memiliki pasar hingga ke luar negeri.

Namun, ironinya, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Papua, Samuel Siriwa, mengakui bahwa saat ini Papua belum mampu memproduksi kopi secara berkelanjutan.

Lantas, hal ini menjadi kendala, terlebih dengan adanya permintaan ekspor Kopi Papua ke luar negeri yang sangat besar.

Menurut Samuel, kendalanya terjadi pada proses hulu, yakni saat budi daya tanaman kopi.

“Tanaman kopi di Papua terlihat kurus karena pemupukannya kurang.”

“Padahal, tanaman kopi ini perlu pemupukan yang baik, agar diproduksi berkelanjutan,” ungkap Samuel, Rabu (7/9/2022).

Dengan demikian, pemupukan pada saat budi daya tanaman kopi inilah yang menjadi penyebab Kopi Papua tidak dapat diproduksi secara berkelanjutan.

“Makanya, kita perlu intervensi dengan menyiapkan pupuk bagi para petani kopi,” ujarnya.

Pupuk yang disiapkan, terang Samuel, berjenis organik, sehingga diharapkan tanaman kopi bisa berbunga secara terus menerus.

“Pasalnya, selama ini, selesai panen kopi, petani harus menunggu lama hingga tanaman kopi kembali berbunga.”

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved