Papua Terkini

Masyarakat Adat Grime Nawa Lakukan Aksi Demo Minta Pemkab Jayapura Cabut Izin PT PNM

Masyarakat Adat Lembah Grime Nawa lakukan aksi demonstrasi meminta Pemkab Jayapura ntuk mencabut izin perusahaan kelapa sawit PT Permata Nusa Mandiri.

Tribun-Papua.com/Putri Nurjannah Kurita
Masyarakat Adat Lembah Grime Nawa melakukan aksi demonstrasi meminta kepastian Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk mencabut izin perusahaan kelapa sawit PT. Permata Nusa Mandiri (PT PNM). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI – Masyarakat Adat Lembah Grime Nawa melakukan aksi demonstrasi meminta kepastian Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk mencabut izin perusahaan kelapa sawit PT Permata Nusa Mandiri (PT PNM).

Ratusan massa aksi demonstrasi berorasi di Lapangan Kantor Bupati Jayapura. Pada aksi tersebut meminta Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw menemui masyarakat.

Baca juga: Ini Tanggapan Bupati Jayapura terkait Penolakan Perusahaan Sawit di Grime Nawa

"Kami harus mendengar dari bupati, jika tidak akan bermalam disini, Bukan mengada-ngada kami datang dengan tujuan. Tanpa rakyat tidak mungkin ada pemerintah," kata Ketua Dewan Adat Suku Namblong (DAS), Mathias Sawa saat berorasi.

 

 

Dalam aksi tersebut masa aksi membawa poster bertuliskan Tanah Adat, Hutan Adat Milik Masyarakat Adat, Bupati Segera Cabut Izin PT PNM, Hutan Adat Bukan Hutan Sawit, Kembalikan Tanah Adat Kami, Selamatkan Lembah Grime Nawa Bagi Daulat Masyarakat Adat dan Hutan Papua Benteng Terkahir Krisis Iklim

"Masyarakat adat bisa hidup tanpa uang tapi jika tidak ada tanah nantu kami mati," lanjut massa aksi.

Pantauan Tribun-Papua.com, hingga pukul 12.31 WIT massa aksi masih melakukan orasi dan menuntut Bupati Jayapura untuk menemui mereka. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved