Bupati Mimika Ditangkap KPK

Bupati Mimika Papua Rajin Mangkir dari Panggilan KPK, Kini Nasibnya Berubah di Jakarta

KPK menjemput paksa Bupati Mimika karena dinilai tidak kooperatif mengikuti proses penyidikan. Eltinus Omaleng kerap mangkir dari penyidik.

Istimewa
Terduga kasus korupsi pembangunan Gereja Kingmi Mile 32, Kabupaten Mimika, Papua Eltinus Omaleng akhirnya diterbangkan ke Jakarta, Kamis (8/9/2022) pagi tadi. Omaleng yang merupakan Bupati Mimika tersebut dikawal ketat oleh anggota Brimob Polda Papua bersenjata lengkap di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjemput paksa Bupati Mimika Eltinus Omaleng.

Ambisi Eltinus maju sebagai calon Gubernur Papua Tengah pun pupus seketika.

Di Jakarta, Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan, Eltinus Omaleng tengah dibawa ke kantor lembaga antirasuah untuk menjalani pemeriksaan.

Sebelumnya, KPK menangkap bupati yang kerap menggunakan banyak perhiasan emas, itu saat hendak memasuki sebuah hotel berbintang di kawasan Ruko Fasifik Dok II, Kota Jayapura, Papua pada Rabu (87/9/2022) siang.

Baca juga: Eltinus Omaleng Diterbangkan ke Jakarta, Sempat Mangkir dari Panggilan KPK hingga Ditangkap

“Pagi ini Bupati Mimika dibawa dari Jayapura menuju Gedung Merah Putih KPK,” kata Ali dalam pesan tertulisnya kepada wartawan, Kamis (8/9/2022).

Ali mengatakan, KPK memutuskan menjemput Bupati Mimika karena dinilai tidak kooperatif mengikuti proses penyidikan.

Menurut Ali, KPK telah melayangkan panggilan kepada Eltinus untuk menjalani pemeriksaan pada 17 Juni lalu.

“Namun tidak hadir,” tutur Ali.

Sebelumnya, informasi penjemputan paksa Bupati Mimika juga dibenarkan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron.

Menurut Ghufron, setelah ditangkap tim penyidik, Eltinus dibawa ke Markas Polda Papua untuk diamankan dan menjalani pemeriksaan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved