Pemprov Papua

Perkuat Sistem Peringatan Dini Bencana, Kepala BPBD Papua: Cegah Korban Jiwa

BPBD Papua bakal bekerja sama dengan BBMKG Wilayah V Jayapura untuk perkuat sistem peringatan dini bencana di Papua.

Tribun-Papua.com/Stella Lauw
Kepala BPBD Papua Wiliam Manderi. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua, Welliam Manderi, menekankan pentingnya sistem peringatan dini bencana alam.

Tujuannya mengantisipasi jatuhnya banyak korban jiwa.

Oleh karenanya, BPBD Papua bakal bekerja sama dengan BBMKG Wilayah V Jayapura untuk perkuat sistem peringatan dini bencana di Papua.

“Kami bakal bekerja sama dengan BBMKG Wilayah V Jayapura, agar penyampaian informasi tentang potensi bencana alam atau sistem peringatan dini bisa tersampaikan dengan baik, termasuk tata cara menghadapinya,” katanya.

Baca juga: Menlu Retno Marsudi Transit di Bandara Mopah Merauke, Ada Apa?

Welliam mengatakan, pihaknya tentu menyiapkan sistem peringatan dini.

"Pastinya nanti kita siapkan sistem peringatan dini bencana dengan pihak BMKG," ujarnya.

Menurut Welliam, tujuannya supaya ada peringatan kepada warga ketika akan terjadi, serta sudah tahu apa yang harus dilakukan. 

Baca juga: Welliam Manderi: Masih Ada Potensi Peningkatan Covid-19 di Papua

la menyadari bahwa sekitar 65 persen ancaman bencana hidrometeorologi kerap melanda Bumi Cenderawasih.

“Hal itu menandakan Provinsi Papua sangat rawan dilanda bencana banjir dan tanah longsor," ucapnya.

Demikian, kata Welliam, warga yang ada memerlukan sistem peringatan dini bencana yang lebih baik, supaya mencegah jatuhnya korban jiwa serta hal terkait lainnya.

"Banjir dan tanah longsor ini menjadi ancaman terbesar di Papua. Daerah yang biasanya banjir seperti Kota Jayapura, Sarmi dan lainnnya, daerah ini rawan dan setiap tahun bisa terjadi banjir beberapa kali," paparnya.

Baca juga: Ada Oknum TNI Terlibat Kasus Kekerasan di Papua, Komnas HAM: Panglima TNI Juga Pusing dengan Hal Itu

Ia menambahkan, hal itu yang perlu dilihat sehingga butuh penanganan dan antisipasi yang baik. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved