Breaking News:

Kongres Masyarakat Adat

Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI di Jayapura Diharap Lahirkan Rancangan Undang-undang

Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) VI di Papua diharapkan melahirkan Rancangan Undang-Undang Masyarakat Adat.

Tribun-Papua.com/Putri Nurjannah Kurita
Bupati Jayapura Mathius Awoitauw baru saja mendapatkan SK kodefikasi 14 kampung adat, Jumat (19/8/2022). Dalam sambutannya, ia menceritakan perjuangan panjang meraih pengakuan masyarakat adat dari NKRI. 

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) VI di Papua diharapkan melahirkan Rancangan Undang-Undang Masyarakat Adat.

Demikian disampaikan Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw.

Diketahui, Kabupaten Jayapura menjadi tuan rumah KMAN pada 24 hingga 30 Oktober 2022.

Menurut Bupati Mathius, KMAN VI sebagai ajang pembuktian pelaksanaan Otonomi Khusus Papua.

Baca juga: KMAN VI di Papua Jadi Momentum Pertemuan Seluruh Komunitas Masyarakat Adat Indonesia

Masyarakat Adat mendapat tempat yang baik dan perlu dilakukan konsilidasi.

Ajang itu juga akan jadi pertemuan keluarga dan menjadi satu agenda yang indah.

"Harapan khususnya RUU Masyarakat Adat yang pernah di bahas dulu di DPR, bisa diwujudkan," ujarnya saat on air di salah satu stasion televisi di Jakarta, Jumat (9/9/2022).

Mathius menyebut, masyarakat adat di WilayahTabi, Papua siap jadi tuan rumah yang baik.

Selain itu, KMAN VI bukan agenda pemerintah tapi murni agenda Masyarakat Adat.

KMAN telah disosialisasikan sejak Februari 2022.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved